Berita

Dunia

Politisi Pembunuh Pria Inggris dan Pemerkosa Wanita Rusia Dijerat 20 Tahun

JUMAT, 18 JULI 2014 | 14:16 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pengadilan Sri Lanka memvonis seorang politisi dari partai yang sedang memerintah, Sampath Vidanapathirana selama 20 tahun penjara karena membunuh warga negara Inggris dan memperkosa kekasihnya yang berasal dari Rusia (Jumat, 18/7).
 
Selain Vidanapathirana, lima orang lainnya juga dijerat dengan tuduhan seupa oleh Pengadilan Tinggi Sri Lanka.

Diketahui Vidanapathirana diduga terlibat dalam pembunuhan seorang pria berkebangsaan Inggris sebelum memperkosa kekasihnya yang berasal dari Rusia di wilayah resor pariwisata pada hari Natal tahun 2011 lalu.


Kasus tersebut, dikabarkan Associated Press, sempat menarik perhatian internasional karena Vidanapathirana masih bisa bebas karena memiliki hubungan dengan keluarga Presiden Mahinda Rajapaksa.

Parlemen Inggris juga mendiskusikan kasus tersebut hingga akhirnya kepolisian Inggris serta keluarga korban dikirim ke Sri lanka untuk meminta keadilan secara personal.

Di tengah tekanan internasional terkait catatan hak asasi manusia itu, Sri Lanka akhirnya menjerat Vidanapaitharana ke pengadilan. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya