Berita

Andrei Purgin/net

Dunia

Separatis Pro-Rusia Yakin Militer Ukraina yang Tembak Malaysia Airlines

JUMAT, 18 JULI 2014 | 00:30 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Pemerintah Ukraina dan kelompok separatis pro-Rusia sama-sama membantah terlibat dalam jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 berjenis Boeing 777 di wilayah timur Ukraina pada Kamis (17/7).

Presiden Ukraina, Petro Poroshenko, mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa angkatan bersenjata Ukraina tidak terlibat dalam kecelakaan yang terjadi di sekat Donetsk. Daerah tersebut merupakan lokasi di mana konflik antara kelompook separatis pro-Rusia dan pemerintah Ukraian terjadi sejak beberapa bulan terakhir hingga saat ini.

Pesawat yang bertolak dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur itu mengalami kecelakaan di wilayah timur Ukraina. Akibat kecelakaan, seluruh penuumpang yang berjumlah 280 orang dan 15 kru itu tewas seketika.


Penasihat Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Anton Gerashenko, dikabarkan Associated Press, sebelumnya menyebut bahwa pesawat ditembak oleh rudal pada ketinggian 33 ribu kaki. Ia menjelaskan bahwa rudal yang ditembakkan dari peluncuran misil tersebut diperkirakan dapat mencapai ketinggian hingga 72 ribu kaki.

Pemerintah di Donetsk menyebut, pesawat mengalami kecelakaan di dekat desa Grabovo yang saat ini masih diduduki oleh separatis pro-Rusia. Wilayah itu juga menjadi tempat pertempuran sengit antara separatis dan pemerintah dalam beberapa hari terakhir.

Bukan hanya pemerintah, kelompok separatis juga membantah terlibat dalam peristiwa tersebut.

Pemimpin separatis pro-Rusia, Andrei Purgin, malah meyakini pesawat itu jatuh ditembak dengan rudal oleh pasukan Ukraina.

Ia mengaku tidak tahu apakah kelompoknya telah menduduki peluncuran misil atau tidak. Namun ia menegaskan bahwa sekalipun pihaknya bisa menduduki peluncuran misil, pasukannya tidak memiliki kemampuan untuk mengoperasikannya. [ald]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

RH Singgung Perang Bubat di Balik Sowan Eggi–Damai ke Jokowi

Jumat, 09 Januari 2026 | 20:51

UPDATE

Ngobrol Serius dengan Kapolri

Senin, 19 Januari 2026 | 05:45

Legislator Golkar Tepis Keterlibatan Bahlil soal Sawit Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 05:25

Dokter Tifa: Keren Sekali Mobilnya, Bang Eggi!

Senin, 19 Januari 2026 | 04:59

Mahasiswa Harus jadi Subjek Revolusi Digital, Bukan Hanya Penonton

Senin, 19 Januari 2026 | 04:47

Kader Gerindra Papua Barat Daya Wajib Sukseskan Program Pemerintah

Senin, 19 Januari 2026 | 04:27

Perbakin Lampung Incar Banyak Medali di PON 2028

Senin, 19 Januari 2026 | 03:59

Pendidikan Bukan Persekolahan

Senin, 19 Januari 2026 | 03:48

Maruarar Sirait Dicap Warganet sebagai Penyelamat Konglomerat

Senin, 19 Januari 2026 | 03:24

Narasi Bung Karno Lahir di Jombang Harus jadi Perhatian Pemkab

Senin, 19 Januari 2026 | 02:59

Dankodaeral X Cup 2026 Bidik Talenta Pesepak Bola Muda Papua

Senin, 19 Januari 2026 | 02:45

Selengkapnya