Berita

ilustrasi/net

PILPRES 2014

Ada Potensi Rakyat Marah pada yang Ngaku Dicurangi

KAMIS, 17 JULI 2014 | 11:50 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Tentu saja sampai hari ini belum dapat dipastikan siapa yang akan memenangkan pemilihan presiden. Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih bekerja keras mengumpulkan semua suara secara berjenjang dari tingkat desa dan kelurahan hingga ke tingkat nasional.

“Sampai hari ini kita tidak melihat adanya keributan dari rekapitulasi di TPS, di PPK, di kabupaten dan kotamadya.Tidak ada keributan antar saksi,” ujar Staf Khusus Presiden, Andi Arief.

Hal ini, menurut dia, sangat kontras dengan prilaku salah satu kubu di Jakarta yang berteriak-teriak tentang kecurangan, dan membajak hasil perhitungan lewat quick count dan rekapitulasi yang dilakukan secara crowdsourcing.


“Rekapitulasi sudah sampai kabupaten dan Kotamadya. Aman dan demokratis. Dua tahap lagi propinsi dan pusat, kita akan dapatkan Presiden asli pilihan rakyat. Siapakah yang dipilih rakyat? Sudah bisa diduga tentunya.

Bagaimana dengan isu yang dibangun bahwa akan terjadi kemarahan besar bila salah satu kubu kalah?

Menjawab pertanyaan ini Andi mengatakan:

“Menurut saya terbalik. Justru ada potensi kemarahan rakyat terhadap pihak yang meneriakkan jadi korban kecurangan.” [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya