Berita

foto:net

Politik

Ribuan PMKS yang Terjaring di DKI Segera Dipulangkan

KAMIS, 17 JULI 2014 | 11:23 WIB | LAPORAN:

. Pemprov DKI Jakarta segera memulangkan 6 ribu penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang terjaring di Ibukota ke daerah mereka masing-masing.

"Dinas Sosial sudah menjadwalkan pemulangan sebagian PMKS. Karena jumlah panti yang ada tidak mencukupi untuk menampung mereka," ujar Kepala Satpol PP DKI Kukuh Hadi Santosa di Balaikota, Jakarta Pusat, Kamis (17/7).

Kata Kukuh, para PMKS yang terjaring telah diserahkan ke Dinas Sosial untuk didata. Mereka yang terjaring juga akan difoto dan menandatangani surat perjanjian.


Jika mereka yang tertangkap ketahuan kembali lagi ke Jakarta, maka akan langsung dipidanakan. Kebijakan tersebut sesuai dengan Instruksi dari Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama.

Setidaknya ada tujuh titik yang menjadi fokus penertiban yakni Perempatan Fatmawati, Perempatan Coca-Cola, Perempatan Kuningan Mampang, Perempatan Kelapagading, Perempatan TMII, Perempatan Pramuka, dan Perempatan Matraman.

Panti sosial yang disiapkan untuk menampung ribuan PMKS ini diantaranya yakni; Panti Tresna Werdha Budi Mulia 1, Panti Sosial Bina Insan bangun Daya 2, Panti Sosial Tunas Bangsa, Panti Sosial Cipayung, Panti Sosial Bina Laras, Panti Sosial Kedoya, dan Panti Sosial Bina Insan.

"Mereka yang kembali lagi akan dikenakan sanksi penipuan," tegasnya.

Sebelumnya Kukuh mengatakan, ribuan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang ada di DKI selama bulan Ramadhan bukan lah orang Jakarta. Mereka datang dari daerah-daerah sekitar seperti Banten, Tangerang, bahkan dari Jawa Barat dan Jawa Tengah. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya