Berita

ilustrasi/net

Lagi-lagi KPU Diingatkan untuk Tetap Netral dan Tak Masuk Angin

KAMIS, 17 JULI 2014 | 07:30 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali didesak untuk menjukkan sikap netral dan harus menolak pihak-pihak yang mau mengintervensi.

"Terutama mengintervensi kemenangan Jokowi pada hasil quick count. Jika memang menang, ya akan tetap menang," kata Presedium Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi, Haris Pertama, beberapa saat lalu (Kamis, 17/7).

Haris tak main-main. Dua hari ini Kamerad aktif menggelar aksi di depan gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat. Rabu kemarin (16/7), ratusan massa kamerad menggelar aksi dan meminta KPU tidak melakukan intervensi apapun terhadap keputusan final penghitungan suara pada 22 Juli nanti.


"Jangan sampai kemudian, ada anggapan jika KPU sudah masuk angin," ungkap Haris.

Menurut Haris, saat ini Kamerad menduga ada banyak pihak yang kini tengah masuk ke dalam KPU untuk memenangkan salah satu pasangan. Haris pun mengaku aneh kepada salah satu pihak yang mengklaim lembaga survei yang memenangkan kubu Jokowi-JK telah melakukan keberpihakan.

"Hari ini banyak yang protes tentang quick count. Kenapa hari ini Jokowi menang quick count itu diharamkan. Pileg-pilgub lalu tidak ada sepeerti ini. Saya yakin ada salah satu quick count yang berpihak dan tidak independent," tandasnya. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya