Berita

pintu rafah/net

Dunia

DUKA PALESTINA

Mesir Diminta Buka Pintu Rafah untuk Akses Kirim Bantuan

KAMIS, 17 JULI 2014 | 07:25 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) kemarin mendatangi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di Pejambon Jakarta, Rabu siang (16/7). KNRP datang bersama lembaga kemanusiaan lainnya Aksi Cepat Tanggap (ACT), PKPU dan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Ketua Umum KNRP, Soeripto mengatakan ini adalah bukti keseriusan pihaknya dalam membantu derita kemanusiaan bangsa Palestina. Soeripto menyampaikan beberapa hal terkait dengan pemberian bantuan kemanusiaan ke Gaza Palestina yang akan melalui pintu Rafah, yang sebagiannya masuk wilayah Mesir.

"KNRP mendesak Pemerintah RI, untuk menyampaikan kepada Pemerintah Mesir agar membuka pintu Rafah seluas-luasnya, untuk mengirimkan bantuan obat-obatan dan bahan makanan, sebagai wujud solidaritas kemanusiaan, dan pertanggung jawaban atas donasi yang sudah kami kumpulkan. Korban berjatuhan setiap hari dan kita harus bergerak cepat," tegas Soeripto dalam keterangannya kepada redaksi.


Mantan Anggota DPR RI Komisi Hubungan Luar Negeri ini juga mengusulkan kepada Pemerintah RI, untuk membentuk tim investigasi kejahatan genosida atas bangsa Palestina.

"KNRP mengusulkan hal ini disampaikan di forum Dewan Kemanan PBB atau forum Pengadilan HAM Internasional," tandas Soeripto.

Menanggapi permintaan dan usulan KNRP tersebut, Dirjen Asia Pasifik dan Afrika Kemlu RI Yuri Octavian Thamrin yang didampingi Direktur Timur Tengah Febrian A. Ruddyard mengatakan, Pemerintah siap membantu hal-hal tersebut. "Menlu RI setiap hari menyampaikan kepada kami, bagaimana caranya kita membantu rakyat Palestina dari hari ke hari," ujarnya.

Yuri menambahkan, secepatnya Menteri Luar Negeri RI Marty Natalegawa akan menghubungi Menlu Mesir dalam rangka pengiriman bantuan yang akan melalui pintu Rafah Mesir. "Rencananya hari ini atau besok, Menlu RI akan menghubungi Menlu Mesir, agar dapat memudahkan bantuan masuk ke Gaza Palestina," pungkasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya