Berita

joko widodo/net

Politik

PILPRES 2014

Jokowi Harus Ikut Tenangkan Pendukung Agar Tak Ribut

RABU, 16 JULI 2014 | 13:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Calon Presiden Joko Widodo alias Jokowi harus lebih percaya kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) ketimbang lembaga survei.

Sebagai calon pemimpin negara, Jokowi semestinya ikut menenangkan masyarakat, khusus pendukungnya dengan mengungkapkan, akan mengikuti dan patuh dengan keputusan KPU, 22 Juli nanti.

"Jokowi harus katakan ikut keputusan final KPU," kata pengamat komunikasi politik dari Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) Dr. Harmonis kepada redaksi, Rabu (16/7).


Menurutnya, Jokowi tidak perlu menyatakan siapa menang siap kalah, karena demokrasi adalah edukasi bukan kompetisi. Jokowi hanya disarakan mengikuti keputusan KPU dengan legowo.

"Jokowi dan Megawati pada 9 Juli lalu sudah menyampaikan kemenagan, dikhawatirkan euforia itu masih dielu-elukan pendukung. Jadi, kalau nggak menang nanti di KPU, ditakutkan bisa ribut. Makanya Jokowi harus menenangkan masyarakat pemilih dengan mengatakan mengikuti apapun keputusan KPU," ujar Ketua Prodi Ilmu Komunikasi Pascasarjana UMJ ini.

Harmonis menambahkan, Gubernur Jakarta nonaktif itu harus memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, bahwa hitungan cepat lembaga survei adalah sebagai referensi, bukan keputusan final. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya