Berita

joko widodo

Politik

PILPRES 2014

Petinggi Nasdem: Mega dan Jokowi Harus Siap Kalah

RABU, 16 JULI 2014 | 12:05 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sampai hari ini, baik Joko Widodo yang dijagokan PDI Perjuangan maupun Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sama sekali belum pernah menyatakan siap menerima kekalahan.

Pernyataan siap menerima kekahalan itu dinilai penting untuk menenangkan suasana menjelang dan paska pengumuman hasil pemungutan suara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada tanggal 22 Juli pekan depan.

Demikian disampaikan Ketua Dewan Pertimbangan Partai Nasdem Rachmawati Soekarnoputri dalam perbincangan dengan redaksi beberapa waktu lalu. Nasdem adalah salah satu partai pendukung duet Jokowi dan Jusuf Kalla. Namun demikian, Rachma memiliki sikap yang berbeda dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh mengenai dukungan untuk Jokowi dan JK itu.


Menurut Rachma, langkah Prabowo Subianto yang berkali-kali menyatakan siap menerima apapaun hasil pemungutan suara, termasuk apabila dirinya dinyatakan kalah, patut diapresiasi dan ditiru.

“Sebagai seorang politisi yang punya jam terbang cukup tinggi dia (Megawati) seharusnya menasehati dan memerintahkan Jokowi untuk menyampaikan hal serupa (siap menerima kekalahan),” ujar Rachma.

Sambung Rachma, sulit membayangkan Mega dan Jokowi akan menyampaikan pernyataan siap kalah dan akan menghormati keputusan rakyat Indonesia yang akan dibacakan KPU.

“Kata kalah sepertinya tidak ada dalam kamus mereka. Tapi kita tunggu saja, siapa tahu nanti ada perubahan sikap. Dan kalau Mega maupun Jokowi menyatakan siap kalah demi menenangkan pendukung mereka, kita harus apresiasi,” sambung Rachma lagi. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya