Berita

ilustrasi/net

Anak Muda Golkar yang Dorong Munas Dipercepat Cuma Mau Eksis Saja

RABU, 16 JULI 2014 | 09:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Desakan kader muda Golkar yang dipelopori Indra J Piliang Cs untuk mempercepat musyawarah nasional (Munas) menjadi Oktober 2014 ditanggapi ringan oleh pengurus DPP Golkar.

Desakan itu dinilai sebagai bagian dari dinamika anak-anak muda.

"Kalau gak ngomong bukan anak muda namanya. Tapi omongan itu untuk aktualisasi diri saja . Tidak lebih," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 16/7).


Karena itu, Lalu Mara menegaskan tidak ada yang istimewa dari desakan anak-anak muda itu kecuali untuk memenuhi kebutuhan eksistensial belaka. Lebih-lebih, anak-anak muda itu juga tidak memiliki hak suara dalam agenda-agenda Golkar yang penting.

Lalu Mara menegaskan, agenda Munas harus mengikuti keputusan Munas di Riau pada tahun 2009. Karena itu usulan mempercepat Munas sama saja melanggar kesepakatan yang sudah diputuskan sebelumnya.

"Masa bakti pengurus DPP 2009-2015, itu jelas. Jadi Munasnya digelar tahun 2015, masa ada pemotongan usia masa bakti?" kata Lalu Mara.

Ia pun menambahkan, Aburizal Bakrie selalu berkomunikasi dengan pengurus pusat maupun tingkat daerah. Dan hingga saat ini belum ada usulan resmi dari pemilik suara yakni DPD tingkat I terkait gelaran Munas.

"Ketum Aburizal selalu mengkomunikasikan proses komunikasi yang diambil DPD I juga pengurus DPP termasuk kepada kaum muda," demikian Lalu Mara. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya