Berita

rri/net

Mahasiswa Sesalkan Rencana Komisi I DPR Panggil RRI

SELASA, 15 JULI 2014 | 20:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Rencana Komisi I DPR memanggil manajemen Radio Republik Indonesia (RRI) merupakan bentuk intervensi legislatif terhadap proses pemilihan presiden 2014.

"Hari ini kita ingin tunjukkan di parlemen dan partai politik, bahwa seluruh komponen masyarakat mengawasi jalannya pilpres," kata Presidium Komite Aksi Mahasiswa untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), Haris Pertama, beberapa saat lalu (Selasa, 15/7).

Siang tadi, Haris dan mahasiswa Kamerad, untuk menyampaikan aspirasi dan kekecewaan atas rencana ini di Gedung DPR RI. Dalam aksi itu, Haris mengatakan bahwa quick count RRI merupakan bentuk kepedulian dan tanggungjawab terhadap proses demokrasi di Indonesia. Apalagi proses quick count atau hitung cepat yang dilakukan juga dilaksanakan sesuai mekanisme yang ada.


"Kita juga menduga Ramadhan Pohan (Wakil Ketua Komisi I) yang bermain di situ. quick count RRI memenangkan Jokowi-JK, panggilan itu berkaitan dengan itu," jelas Haris.

Tidak hanya itu, katanya, kehadiran Tantowi Yahya dalam pemanggilan RRI patut juga dicurigai merupakan bentuk intervensi atau intimidasi bagi RRI.

"Kehadiran Tantowi yang mengatakan pemanggilan tidak ada sangkut pilpres ini jelas mencurigakan," ujar Haris.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya