Berita

joko widodo/net

Politik

PILPRES 2014

Pengamat: Sebenarnya Jokowi Sendiri Tak Yakin Menang

SELASA, 15 JULI 2014 | 15:51 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ada kabar hasil tabulasi nasional kemenangan pasangan Jokowi-JK akan diumumkan hari ini. Berita ini sudah ramai dibicarakan di media sosial serta mendapat tanggapan dari berbagai pihak.

Pengamat politik, Jajat Nurjaman, mengatakan, rencana pengumuman hasil tabulasi nasional versi PDIP itu selain memberikan kabar gembira bagi pendukung pasangan capres Jokowi-JK, masyarakat juga banyak yang bertanya, jika sudah merasa yakin akan menang, kenapa Jokowi tidak segera mundur dari jabatannya sebagai Gubernur DKI.

"Sebaliknya, jika tidak berani mundur berarti Jokowi sendiri tidak yakin akan hasil penghitungan timsesnya sendiri," kata dia dalam keterangannya, Selasa (15/7).


Menurut Jajat, dalam pilpres kali ini Jokowi memang mempunyai kelebihan dari kandidat lainnya. Pasalnya, mengingat posisinya sebagai gubernur ketika akan ikut maju dalam pemilihan calon presiden cukup hanya dengan mengajukan cuti, dan tidak diharuskan untuk mengundurkan diri, kelebihan yang didapat ini seandainya kalah dalam pilpres, juga Jokowi masih bisa kembali menjabat sebagai Gubernur DKI.

Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) ini menilai, desakan mundur dari jabatan Gubernur DKI Jakarta kepada Jokowi memang bukan merupakan hal yang baru, beberapa waktu sebelum pilpres dilaksanakan juga sempat beredar opini yag menyebutkan jika Jokowi merupakan orang serakah akan kekuasaan. Namun, langkah yang ditempuh oleh Jokowi juga sudah melalui proses aturan yang berlaku sehingga tidak ada yang bisa menggoyah posisinya sebagai Gubernur DKI hingga masa jabatanya habis.

Klaim kemenangan pilpres merupakan hal yang wajar dilakukan oleh kedua kubu. Namun, apapun hasilnya pada akhirnya keputusan dari KPU dan Mahkamah Konstitusi lah yang sah menurut aturan yang berlaku.

"Kita lihat nanti apakah pak Jokowi jadi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Gubernur DKI atau sebaliknya tetap menjadi Gubernur DKI Jakarta hingga 2017," demikian Jajat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya