Berita

KPK Didesak Ungkap Korupsi di BP Migas

SELASA, 15 JULI 2014 | 13:49 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta untuk menyelidiki dugaan korupsi terbesar di Indonesia yaang dilakukan oleh PT. Trans Pasific Petrochemical Indonesia (TPPI) yang merupakan perusahaan petrokimia dan refinery terbesar di Asia Tenggara.

Permintaan ini disampaikan puluhan massa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa dan Pemuda untuk Keadilan (Gemuk) di depan Gedung KPK. Mereka menilai, dugaan korupsi ini terjadi ketika TPPI menjual kondensat yang tidak sesuai aturan main serta tidak memiliki payung hukum yang jelas.

"Telah terjadi kerugian negara dalam penjualan kondensat yang dilakukan oleh TPPI," kata Koordinator Aksi, Moh Rojak, dalam orasinya di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta (Selasa, 15/7).


Rojak menjelaskan, TPPI melakukan indikasi tindakan pidana korupsi sebesar 203 juta dolar AS, yang semuanya dalam bentuk piutang pembayaran kondensat bagian pemerintah RI yang dijual kepada PT TPPI.

"Kami mendesak KPK dalam waktu 1x24 jam untuk menangkap Dirut TPPI, Honggo Wendratno. Dan meminta KPK untuk memeriksa beberapa pejabat Migas, seperti Dirjen Migas, kepala BP Miga, Kepala BPH Migas, Dirjen Kekayaan Negara, dan Deputi pengendalian Keuangan BP Migas," tegas Moh Rojak. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya