Berita

ilustrasi/net

PILPRES 2014

Seruan Anak Negeri Peduli NKRI Minta Rakyat Tunggu Pengumuman KPU Saja

SENIN, 14 JULI 2014 | 22:36 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Seluruh rakyat Indonesia diminta menunggu hasil penghitungan pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 22 Juli.

Seruan tersebut disampaikan beberapa tokoh nasional dan aktivis pergerakan yang menamakan diri "Seruan Anak Negeri Peduli NKRI." Di saat yang sama mereka juga menuntut KPU menjalankan tugasnya dengan profesionalisme.

Juru bicara Seruan Anak Negeri Peduli NKRI, Sekretarsi Jendral Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia, Sasmito Hadinegoro mengatakan, mereka meminta Komisioner KPU di semua tingkatan untuk memegang prinsip-prinsip profesionalisme dalam menyelesaikan penghitungan suara hasil pilpres tahun 2014. KPU sebagai penyelenggara pemilu harus melaksanakan dengan sebaik-baiknya dan bertanggungjawab teknis administratif sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan sebagaimana amanah UU dengan objektif dan jujur.


''Harus dapat mengabaikan segala pengaruh, intimidasi, imbauan, maupun tekanan dari berbagai pihak dari dalam negeri maupun luar negeri yang bertendensi patut diduga memihak atau mendukung salah satu capres-cawapres RI 2014-2019 dengan cara-cara yang tidak selayaknya dilakukan terhadap proses pesta demokrasi di suatu Negara Merdeka, yang berdaulat seperti NKRI,'' ujar Sasmito Hadinegoro di Jakarta (Senin, 14/7).

Kedua, katanya, KPU wajib mengedepankan kepentingan Rakyat Indonesia diatas segalanya dengan mengesampingkan tekanan, paksaan secara langsung maupun tidak langsung. Artinya, KPU harus dengan teguh mempedomani hasil penghitungan suara yang dipergunakan sebagai dasar keputusan kemenangan calon Presiden Wakil Presiden  tahun 2014.

''Menentukan presiden dan wakil presiden terpilih dengan dasar total suara DPT pemilihan dari Sabang sampai Merauke yang jumlahnya kurang lebih 190 juta jiwa. Bukan hanya berdasarkan estimasi atau prediksi lembaga-lembag survei yang menggunakan sample beberapa ribu orang saja sehingga tidak objektif,'' paparnya.

Sasmito menambahkan, sehubungan dengan butir 1 dan 2 tersebut, seluruh rakyat harus bersabar dan menunggu tanggal yang ditetapkan KPU tanggal 22 Juli 2014.

''Saatnya rakyat memberikan dukungan moril secara tulus kepada KPU di daerahnya masing-masing, agar dapat menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya sebagai amanah dari seluruh Rakyat Indonesia,'' katanya.

Seruan Anak Negeri Peduli NKRI dihadiri Sekretarsi Jendral Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia HM Sasmito Hadinegoro, Dewan Pembina Asosiasi Pembayar Pajak Indonesia Suparmoko, Sekjen Gerakan HMS Hardjuno Wiwoho, Dewan Pembina HMS Zulkifli S Ekomei, Ketua Umum Jendral Soedirman Center Bugiakso, Sekretaris DPD KNPI DKI Jakarta Raden Umar, Wakil Ketua DPD KNPI DKI Jakarta Boy Ade Muhammad Nurdin, Wakil Sekjen PB HMI Fajar Ardi Hidayatullah dan 10 Perwakilan Mahasiswa dan Pemuda. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya