Berita

lalu mara/net

Ibarat Kapal, Memang Ada Penumpang Golkar yang Mual-mual karena Angin Laut

SENIN, 14 JULI 2014 | 16:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Saat ini, kondisi Partai Golkar normal-normal saja. Keadaan di dalam Golkar tidak seperti yang dibayangkan para analis di luar yang kadang terjebak oleh spekulasi yang diedarkan atau terjerumus isu yang sengaja dihembuskan pihak lain.

"Golkar biasa-biasa saja," kata Wakil Sekjen DPP Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 14/7), terkait dengan isu bahwa kondisi politik Golkar kian memanas setelah keputusan Aburizal mendukung Prabowo-Hatta.

Lalu Mara memberi analogi dan ilustrasi. Golkar ibarat kapal penumpang yang sedang berlayar. Tentu saja dalam perjalanan itu ada penumpang yang menikmati angin laut, ada juga penumpang yang pusing dan mual-mual karena gelombang dan angin laut.


"Tapi kapal kan tetap berlayar menuju tujuan," ungkap Lalu Mara, yang juga jurubicara Aburizal Bakrie.

Soal kabar ada permintaan agar Musyawarah Nasional (Munas) dipercapat menjadi Oktober 2014, Lalu menegaskan bahwa Munas digelar pada 2015 itu sudah sesuai dengan keputusan Munas Riau tentang program umum Partai Golkar, pasal 1. Program umum Partai Golkar tahun 2009-2015 itu secara lengkap dan terinci adalah sebagaimana tercantum dalam lampiran yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari keputusan ini.

"Menurut saya kita hormati saja keputusan yang sudah kita ambil bersama pada Munas Riau 2009, bahwa Munas dilakukan pada 2015," demikian Lalu Mara. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya