Berita

hasto/net

Politik

Relawan Jokowi-JK Bekerja Keras Lawan Upaya Penggelembungan Suara

MINGGU, 13 JULI 2014 | 16:45 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

Relawan Jokowi-JK benar-benar bermain "total football." Relawan ini pun tidak hanya menjadi kekuatan utama pemenangan, namun juga menjadi pengawal suara rakyat dengan menangkal  berbagai  bentuk manipulasi.

Kinerja relawan ini mendapat apresiasi dari Tim Kampanye Jokowi-JK. Lebih-lebih kini para relawan juga secara aktif mengawasi setiap tahapan penghitungan suara yang dilakukan secara berjenjang.

"Relawan terbukti mampu menjadi benteng yang tangguh dari berbagai bentuk manipulasi penggelembungan suara. Relawan yang militan seperti inilah yang tidak dimiliki kubu Prabowo-Hatta," kata jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Minggu, 13/7).


Kini, ungkap Hasto, relawan Jokowi-JK semakin solid, bahkan mereka kini mendapatkan dukungan dari "tangan-tangan yang tidak nampak" yang menolak  berbagai skenario curang penggelembungan suara. Skenario itu antara lain merusak surat suara Jokowi, menggunakan surat suara sisa, memanipulasi C1 baik dengan photoshop maupun dengan konvensional seperti mengubah perolehan suara sebagaimana terjadi di Tangerang, serta menyewa hacker untuk memanipulasi IT.

Serangan hackers ini akan dirancang sebagai skenario khusus, mengingat money politik dan kampanye hitam untuk menggurangi suara Jokowi-JK ternyata hasilnya tidak sedahyat yang diharapkan. Atas dasar hal tersebut, Hasto menegaskan bahwa suara rakyat yang berdaulat adalah hukum tertinggi dalam demokrasi.

"Kami percaya bahwa KPU, Bawaslu, dan DKPP,  akan menjadi benteng demokrasi. Ditengah serangan masif terhadap Jokowi, rakyat ternyata menjadi hakim terbaik yang memenangkan Jokowi," tandas Hasto. [ian]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya