Berita

Dunia

Rudal Israel Bunuh Keponakan Pemimpin Hamas Bersama Lima Temannya

MINGGU, 13 JULI 2014 | 11:50 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Keponakan dari pemimpin gerakan Hamas di Jalur Gaza, Ismail Haneya, tewas bersama dengan lima warga Palestina lainnya dalam serangan udara Israel di kota Gaza utara, kemarin.

Sebuah sumber mengatakan, Nidal Al-Mallash (22) beserta rekan-rekannya tengah berkumpul di sebuah rumah di kawasan kota Sheikh Radwan, Gaza Utara, dan sebelum rudal Israel tiba-tiba menyerang mereka.

Jurubicara Kementerian Kesehatan Gaza, Ashraf al-Qedra, mengatakan bahwa enam pemuda Palestina tewas dan sepuluh lainnya cedera dalam serangan udara yang dilancarkan Israel.


Jumlah ini terus menambah daftar korban jiwa di mana, 128 orang tewas dan 924 lainnya luka-luka sejak awal Israel melakukan serangan pada 8 Juli lalu.

Sementara itu, Kepala Perunding Palestina, Saeb Erekat, mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa Presiden Palestina Mahmoud Abbas berencana mengirimkan surat kepada Sekjen PBB Ban Ki Moon mengenai serangan udara Israel.

"Presiden Abbas akan meminta Ban Ki Moon memberikan perlindungan internasional secaera langsung kepada rakyat Palestina dari pelanggaran yang dilakukan Israel," ujar Erekat, dilansir Global Post (Minggu, 13/7).[wid]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

UPDATE

Prabowo Desak Bos Batu Bara dan Sawit Dahulukan Pasar Domestik

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Polisi Harus Ungkap Pelaku Serangan Brutal terhadap Aktivis KontraS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 00:10

Aparat Diminta Gercep Usut Penyiraman Air Keras terhadap Pembela HAM

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Prabowo Ingatkan Pejabat: Open House Lebaran Jangan Terlalu Mewah

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:55

Bahlil Tepis Isu Batu Bara PLTU Menipis, Stok Rata-rata Masih 14 Hari

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:38

Purbaya Lapor Prabowo Banyak Ekonom Aneh yang Sebut RI Resesi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:32

Kekerasan Terhadap Pembela HAM Ancaman Nyata bagi Demokrasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:12

Setengah Penduduk RI Diperkirakan Mudik Lebaran 2026

Jumat, 13 Maret 2026 | 23:07

Mentan: Cadangan Beras Hampir Lima Juta Ton, Cukup Hingga Akhir Tahun

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:48

Komisi III DPR Minta Dalang Penyerangan Air Keras Aktivis KontraS Dibongkar

Jumat, 13 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya