Berita

ilustrasi/net

Dunia

Delapan Orang Terbunuh Bom Ketika Hendak Belanja Idul Fitri

SABTU, 12 JULI 2014 | 17:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Delapan warga sipil, termasuk diantaranya lima orang wanita, tewas ketika kendaraan mereka dihantam ledakan sebuah bom pinggir jalan di Afghanistan Selatan, hari ini (Sabtu, 12/7).

"Mereka yang melakukan perjalanan dari distrik Pajwai ke kota Kandahar untuk pergi ke dokter dan ada beberapa lainnya yang hendak berbelanja menjelang Idul Fitri," kata jurubicara pemerintah Kandahar, Dawa Khan Minapal, seperti dikabarkan Reuters hari ini.

Namun nahas, lanjut Minapal, kendaraan mereka dihajar bom pinggir jalan yang diduga ditanam oleh Taliban.


"Dua orang balita juga turut terluka dalam kejadian tersebut, dan saat ini telah dilarikan ke rumah sakit daerah Kandahar," tambah jurubicara pemerintah itu.

Insiden itu terjadi selang beberapa hari setelah Taliban memerintahkan anggotanya berhati-hati dalam melakukan serangan guna menghindari warga sipil menjadi korban.

"Kami harus sangat berhati-hati ketika menanam bom pinggir jalan yang ditujukan kepada musuh, dan kami harus mempertimbangkan kehidupan masyarakat biasa," begitu pernyataan Taliban pada 4 Juli lalu.

Selain itu, PBB pada pekan ini juga telah memperingatkan bahwa perang yang terjadi di Afghanistan telah menimbulkan korban yang semakin buruk terhadap warga sipil, dengan jumlah korban meningkat sebesar hampir seperempat pada semester pertama tahun ini. [ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya