Berita

ilustrasi/net

Dunia

DK PBB Kecam Serangan di Parlemen Somalia

SABTU, 12 JULI 2014 | 14:01 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dewan Keamanan (DK) PBB mengecam keras serangan terhadap gedung-gedung pemerintah serta anggota parlemen Somalia. Serangan tersebut, kata DK PBB, merupakan bentuk tindakan terorisme yang tercela.

Dalam pernyataan pada Jumat (11/7), anggota DK PBB menyerukan dukungan pada Pasukan Keamanan Nasional Somalia untuk dapat memikul tanggung jawab penuh atas keamanan di Mogadishu dan wilayah lainnya di Somalia.

"Para anggota Dewan Keamanan menggarisbawahi perlunya untuk membawa pelaku, penyelenggara, pemodal dan sponsor tindakan terorisme tercela ini ke pengadilan," begitu bunyi pernyataan DK PBB itu.


DK PBB juga mendesak pada semua negara anggotanya untuk bekerja sama secara aktif dengan pemerintah Somalia. Hal itu sekaligus menjadi penegasan kembali bahwa DK PBB memerangi segala bentuk terorisme.

Dikabarkan Xinhua, DK PBB menyebut, negara-negara harus memastikan langkah-langkah memerangi terorisme dengan mematuhi semua kewajibannya berdasarkan hukum internasional, terutama terkait soal penegakkan hak asasi manusia, penanganan pengungsi dan hukum humaniter internasional.

"DK PBB akan terus berdiri bersama rakyat dan pemerintah Somalia dalam menghadapi serangan teroris menyedihkan, yang mana mereka sedang berusaha membangun perdamaian dan kemakmuran di seluruh negeri," sambung pernyataan itu sambil menambahkan bahwa serangan terorisme merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat dibenarkan apapun motivasinya.

Pernyataan itu merupakan respon DK PBB dalam menanggapi serangkaian serangan yang terjadi di gedung-gedung pemerintahan Somalia yang marak terjadi beberapa waktu terakhir.

Kelompok militan Al-Shabaab mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke lembaga-lembaga politik Somalia. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya