Berita

drone/net

Dunia

Serangan Drone Lintas Teritorial AS Menuai Kecaman

SABTU, 12 JULI 2014 | 11:43 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serangan pesawat tak berawak Amerika Serikat yang menewaskan enam orang di Waziristan Utara, Pakistan, menuai kecaman karena telah melanggar kedaulatan teritorial.

"Seperti yang telah dijelaskan pada kesempatan sebelumnya, Pakistan menganggap serangan tersebut sebagai pelanggaran kedaulatan dan integritas teritorial," begitu bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, seperti dilansir AFP (Sabtu, 12/7).

Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa serangan AS memiliki dampak negatif pada upaya pemerintah untuk membawa perdamaian dan stabilitas
di kawasan dan negara secara keseluruhan.

di kawasan dan negara secara keseluruhan.

Pesawat mata-mata AS pada Kamis (10/7) menembakkan dua rudal di sebuah rumah dan kendaraan di daerah Datta Khel, Waziristan Utara. Tidak jelas siapa yang menjadi AS dalam serangan yang terjadi tepat saat pasukan keamanan Pakistan terlibat dalam serangan ofensif melawan militan di wilayah tersebut.

Ini adalah serangan pesawat tak berawak ketiga di wilayah yang sama dalam sebulan terakhir. Serangan pesawat tak berawak terakhir dilakukan pada 18 Juni, yang menewaskan sedikitnya delapan militan. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya