Berita

merkel-obama/net

Dunia

Jerman Minta AS Jujur dalam Bekerjasama

SABTU, 12 JULI 2014 | 11:25 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pemerintah Jerman terus mendesak agar Amerika Serikat menghentikan semua kegiatan mata-mata terhadap negaranya, tidak hanya sebatas Kepala memulangkan kepala intelijen Negeri Paman Sam itu. Hal ini dirasa penting guna membangun kembali kerjasama kedua negara berdasarkan asas kejujuran.

Sebagaimana disampaikan Menteri Kehakiman Jerman, Heiko Maas, yang mendesak AS untuk mengungkap semua kegiatan spionase di Jerman dan menghentikan semua praktik-praktik yang berpotensi menganggu hubungan bilateral.

"Amerika harus aktif membantu memperjelas tuduhan (dari Jerman) sekarang. Ini termasuk pernyataan yang jelas pada setiap kasus lain spionase yang kita mungkin belum tahu. Di atas segalanya, kita perlu jaminan dari AS bahwa kegiatan ini akan dihentikan selamanya," kata Maas, seperti dikutip media nasional Jerman, Passauer Neue Presse.


Sementara, Menteri Luar Negeri Jerman, Frank Walter Steinmeier, mengatakan bahwa masalah ini akan ia bahas bersama Menteri Luar Negeri AS John Kerry saat menghadiri pembicaraan nuklir Iran di Wina pada akhir pekan ini.

"Pengusiran yang dilakukan Jerman terhadap Kepala Intelijen AS adalah konsekuensi tak terhindarkan setelah pelanggaran kepercayaan. Oleh
karena itu, kerja sama Jerman-Amerika harus dibangun tidak hanya atas dasar kepercayaan, tetapi juga saling menghormati," harap Steinmeir. [ian]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya