Berita

Dunia

Palestina Vs Israel Bukan Urusan Agama

SABTU, 12 JULI 2014 | 01:44 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ratusan relawan pasangan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) menggelar malam renungan untuk mendukung perjuangan rakyat Palestina atas penyerbuan Israel di Jalur Gaza.

Acara bertajuk 'Seribu Lilin Relawan Jokowi-JK untuk Rakyat Palestina' digelar di kawasan Monumen Proklamasi, Menteng, Jakarta, Jumat malam (11/7).

Hadir dalam acara tersebut aktivis Aliansi Nasional Bhinneka Tunggal Ika (ANBTI) , perwakilan relawan dari Indonesia Timur, perwakilan buruh migran, relawan Kawan Jokowi, musisi dan tokoh seperti Andre Hehanusa, Adi Kla Project, mantan Menlu Alwi Shihab, Martin Manurung, dan Fadjroel Rahman.


Ketua Panitia KH. Maman Imanulhaq dalam pencerahannya mengatakan, perjuangan rakyat Palestina sendiri tidak terkait dengan agama tetapi lebih kepada persoalan patriotisme. Yakni perjuangan mendapatkan hak merdeka penuh atas tanah yang didiami.

"Sekalipun Palestina sudah merdeka dan memiliki pemerintahan sendiri, pada dasarnya Palestina tidak memiliki kemerdekaan penuh atas tanahnya. Jalur Gaza sekalipun dimiliki oleh Palestina tetapi kedaulatan udara, laut dan daratnya tetap dikuasai oleh Israel. Dan apapun alasan, penyerangan Israel terhadap penduduk Palestina merupakan kejahatan kemanusiaan yang luar biasa karena mengakibatkan rakyat sipil termasuk puluhan bayi tewas," jelas Kiai Maman.

Menurutnya, Indonesia akan selalu mendukung rakyat Palestina untuk mendapatkan kedaulatan penuh atas wilayahnya, dan mendorong rakyat Palestina mendapatkan hak-hak sipilnya. Hal ini juga merupakan komitmen Joko Widodo dan Jusuf Kalla dalam kampanyenya.
 
"Rakyat Palestina meskipun hidup di atas tanahnya, mereka tidak memiliki kedaulatan, dan juga tidak memiliki hak-haknya untuk hidup. Mereka terutama yang berada di Jalur Gaza sangat bergantung hidupnya pada Israel yang sewaktu-waktu dapat memutuskan rantai kehidupan. Indonesia akan terus membantu perjuangan rakyat Palestina mendapatkan haknya," beber Maman yang juga Majelis Nasional ANBTI.

Alwi Shihab menambahkan bahwa Indonesia mengutuk keras serangan atas penduduk sipil terutama anak-anak ke Jalur Gaza oleh Israel. Indonesia akan terus berjuang dan mendukung Palestina  untuk mendapatkan hak atas kemerdekaannya. Selain itu, berdasarkan konstitusi, Indonesia secara aktif ikut dalam membangun perdamaian dunia. 

"Kejahatan kemanusiaan luar biasa yang dilakukan oleh Israel harus segera dihentikan. Tidak ada alasan Israel membunuh anak-anak dan perempuan. Indonesia tidak akan berdiam diri dalam melawan ketidakadilan," ujarnya.
 
Di tempat yang sama, Ketua Pelaksana Gerakan Ekayastra Unmada (Semangat Satu Bangsa) AM Putut Prabantoro, menjelaskan bahwa refleksi atas perjuangan rakyat Palestina untuk mendapatkan kemerdekaan penuhnya adalah peneguhan kembali Bangsa Indonesia untuk memelihara semangat kemerdekaan 17 Agustus 1945 tanpa syarat dan menjaga kedaulatan wilayah Tanah Air dengan memberi perhatian penuh atas pulau-pulau terluar serta kekayaan alam agar tidak dikuasai asing.
 
"Cinta rakyat Indonesia kepada Palestina dan rakyatnya yang tertindas hanya dapat dilakukan dengan total jika rakyat Indonesia juga mencintai Tanah Airnya tanpa syarat. Serta tanpa membeda-bedakan agama, suku, ras, kelompok ataupun golongan," tegas Putut. [why]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Membaca Manuver Gibran Terima Mahasiswa Pendemo

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:23

Bamus Betawi Siapkan Program Strategis Menuju Lima Abad Jakarta

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:18

BEM Bersatu Ungkap Tiyo Ardianto Dekat dengan Jaringan PDIP dan Eks Timses Ganjar

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:08

Nasabah BRImo Bisa Beli Reksa Dana USD Batavia

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:04

BEM Bersatu: Mobil Tiyo Ardianto Diduga Milik Besan Andhika Perkasa

Rabu, 17 Juni 2026 | 00:01

Tahun Baru Tanpa Kembang Api

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:30

Haikal Hassan Dianugerahi Gelar Profesor Kehormatan dari Silla University Korsel

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:14

Rp35 Triliun Anggaran MBG Berubah Jadi Sampah

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:00

Kemensos Genjot Sentra Terpadu jadi Pusat Pemberdayaan Masyarakat

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:57

Pola Kenaikan Tidak Biasa Kekayaan Menko Pangan Zulkifli Hasan

Selasa, 16 Juni 2026 | 22:43

Selengkapnya