Berita

megawati/net

Megawati Imbau Rakyat Kawal Proses Rekapitulasi Suara dengan Tertib

JUMAT, 11 JULI 2014 | 17:42 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, mengeluarkan surat imbauan kepada kader partai, relawan, simpatisan, dan masyarakat agar mengawal proses rekapitulasi perhitungan hasil pilpres 2014 sekaligus menjaga ketertiban hukum.

Presiden RI kelima ini menekankan bahwa sejarah mencatat, dalam suasana genting sekalipun, PDI Perjuangan selalu mengedepankan ketaatan pada hukum. PDI Perjuangan juga tidak pernah mentolerir terhadap segala bentuk intimidasi dan kekerasan.

"Atas dasar hal tersebut, marilah kita tingkatkan kewaspadaan nasional, termasuk terhadap kemungkinan adanya oknum atau orang yang memakai seragam kampanye kotak-kotak atau seragam partai untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan," kata Megawati dalam keterangannya beberapa saat lalu (Jumat, 11/7).


Hadirnya oknum-oknum tersebut, ungkap Megawati, mungkin saja terjadi untuk membangun persepsi bahwa gangguan atas rasa aman tersebut seolah-olah berasal dari pendukung Jokowi-JK.

"Sekiranya hal tersebut terjadi, maka segera laporkan ke aparat keamanan dan selalu mengedepankan jalur hukum," imbaunya.

Megawati juga mengatakan bahwa Pilpres 2014 merupakan wujud nyata kedaulatan rakyat dalam menentukan pemimpin nasional Indonesia. Pilpres telah dilaksanakan dengan aman dan damai.

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, yang memungkinkan rekapitulasi hasil penghitungan suara dapat dilakukan dengan benar, jujur, adil, dan berdasarkan dokumen otentik C1, serta bebas dari segala bentuk kecurangan dan manipulasi, maka Megawati merasa perlu menekankan beberapa hal.

"Terus kawal proses rekapitulasi hasil penghitungan suara secara berjenjang dari PPS, PPK, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi hingga KPU. Libatkan seluruh anggota, kader Partai, simpatisan, dan para relawan untuk mengawal suara rakyat tersebut," kata Megawati.

Putri Proklamator RI itu juga menekankan perlunya semua pihak tetap menjaga disiplin, ketenangan dan kewaspadaan, serta membantu aparat keamanan dalam menjaga suasana aman dan damai.

"Bersikap tenang dan jaga ketertiban hukum," tegas Megawati. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya