Berita

prabowo subianto/net

Sejak Dulu Prabowo Sudah Mengutuk Keras Serangan Israel pada Palestina

JUMAT, 11 JULI 2014 | 14:23 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Indonesia memiliki kewajiban kemanusiaan untuk membantu Palestina dan menegakkan kemerdekaan Palestina seutuhnya. Indonesia juga memiliki kewajiban konstitusional untuk turut menciptakan perdamaian dunia.

Karena itu, kata Wakil Ketua Umum Gerindra, Fadli Zon, Partai Gerindra bersama Prabowo Subianto sejak dahulu selalu mengutuk keras berbagai penyerangan yang dilakukan Israel terhadap Palestina, termasuk serangan belakangan ini. Gerindra dan Prabowo juga telah melakukan berbagai upaya agar operasi militer Israel ke jalur Gaza dihentikan dan membantu para korban.

"Kita pernah memberikan bantuan langsung kepada Palestina," kata Fadli Zon, yang Seketaris Timkamnas Prabowo-Hatta, dalam keterangan beberapa saat lalu (Jumat, 11/7).


Saat ini dan ke depan, lanjut Fadli Zon, Prabowo bersama Koalisi Merah Putih yang telah meresmikan koalisi permanen di legislatif juga akan memberikan bantuan kemanusiaan, peran diplomatik, dan dukungan moril untuk warga Palestina. Prabowo pun berkomunikasi dengan berbagai pimpinan negara di Timur Tengah untuk merapatkan barisan membantu Palestina.

"Dalam waktu dekat, Koalisi Merah Putih akan bertemu Menteri Luar Negeri Indonesia, Marty Natalegawa dan Dubes Palestina untuk Indonesia guna mencari solusi menghentikan serangan Israel tersebut," tegas Fadli Zon.

Siang ini, sekitar pukul 15.00 WIB di Bundaran HI, Prabowo bersama Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP) dan sejumlah Ormas Islam akan melakukan Aksi Peduli Kemanusiaan untuk Rakyat Palestina. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya