Berita

TASLIM CHANIAGO/net

Politik

PILPRES 2014

Politisi PAN Ingatkan Burhanuddin Jangan Coba-coba Tekan KPU

JUMAT, 11 JULI 2014 | 09:56 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Taslim Chaniago mengingatkan kepada semua lembaga survei untuk tidak memaksakan hasil surveinya, sama dengan hitungan manual Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Apalagi sampai menekan atau mengintimidasi lembaga penyelenggara pemuli, KPU.

Menurut Taslim, adalah kekeliruan besar dari pernyataan Direktur Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi yang menyebut, kalau hasil surveinya berbeda dengan KPU pada 22 Juli nanti, bukan pihaknya yang salah, namun ada kekeliruan di KPU.


Hasil hitung cepat Pilpres 2014 yang dilakukan Indikator menunjukkan kemenangan Joko Widodo-Jusuf Kalla dengan 52,95 persen, sementara Prabowo-Hatta hanya mendapat 47,05 persen.

"Tudingan Burhanudin kalau Prabowo menang maka KPU yang salah, ini pernyataan yang tidak tepat dan provokatif," tegas Taslim kepada redaksi sesaat lalu, Jumat (11/7).

Untuk diketahui, KPU itu ada lembaga yang independen dan para komisionernya di semua tingkatan dipilih melalui proses, mereka pada umumnya sudah teruji, mereka disumpah untuk berlaku jujur dan adil, serta semua anggaran yang digunakan bersumber dari APBN.

"Maka saya berharap kita semua untuk tidak saling memaksakan hasil yang kita dapatkan, biarkanlah KPU bekerja sesuai dengan tahapan yang telah ditentukan," kata Anggota DPR ini.

"Saya minta jangan coba menekan dan mengintimidasi KPI," tambah Taslim. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya