Berita

Almuzzammil Yusuf/net

Dunia

Dunia Harus Hentikan Kekejaman Israel dan AS di Gaza

Presiden Obama Tidak Konsisten
KAMIS, 10 JULI 2014 | 21:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Kaukus Parlemen Indonesia untuk Palestina, Almuzzammil Yusuf menyerukan agar di bulan Ramadhan ini masyarakat dunia turut berpartisipasi menghentikan kekejaman Israel yang didukung Amerika Serikat terhadap rakyat Palestina. Menurutnya rakyat Palestina memerlukan bantuan kongkrit agar kebiadaban Israel berakhir secara permanen.

"Sebagai Muslim, saya mengecam keras kekejaman Israel yang didukung AS yang telah menewaskan 78 rakyat Palestina. Saya menyerukan PBB, OKI, ASEAN, AIPA, kepala pemerintahan, lembaga kemanusiaan, ormas keagamaan dan masyarakat dunia untuk mengecam tindakan Israel dan memberikan bantuan kongkrit kepada rakyat Palestina," kata Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS ini dalam keterangan persnya sesaat lalu, Kamis (10/7).

Bagi setiap kepala pemerintahan di dunia, alumni FISIP UI ini mendesak agar diberikan sanksi berat bagi Israel berupa pemutusan hubungan dan diseret ke pengadilan internasional. "Bagi negara yang menjalin hubungan diplomatik dengan Israel saya mendesak anda untuk memutuskan hubungan kerjasama dengan Israel. Mari kita kucilkan Israel dalam pergaulan Internasional. Bagaimana mungkin kita akan berteman dengan negara yang kekejamannya melampaui batas kemanusiaan," ajaknya.


Bagi siapapun penguasa di Mesir saat ini, pinta Muzzammil, mereka harus mempermudah akses bantuan dari berbagai negara melalui jalur Mesir. "Mereka harus membuka perbatasan seluas-luasnya bagi masyarakat dan pemerintah di dunia yang ingin membantu rakyat Palestina. Salah besar jika penguasa Mesir saat ini menghalangi-halangi apalagi mendukung tindakan Zionis Israel," terangnya.

Muzzammil menegaskan sudah saatnya Israel diadili oleh mahkamah Internasional karena kejahatannya sudah berkali-kali menelan korban jiwa, rumah, gedung, fasilitas publik, dan perusakan lingkungan. Menurutnya, penjajahan Israel terhadap rakyat Palestina sudah tidak bisa ditolerir. Israel sudah tidak bisa dilawan dengan kata-kata. Ini saatnya negara dunia bersatu untuk menghentikan agresi militer Israel dengan kekuatan militer di bawah koordinasi PBB.

Bentuk kongkrit lainnya, kata Muzzammil, negara di dunia harus memberikan dukungan politik keanggotaan Palestina di PBB dan mendorong agar setiap negara memiliki Kantor Perwakilan di Palestina. "Kedudukan Palestina sebagai negara merdeka ini sangat penting agar ada perimbangan kekuatan. Selama ini Israel telah melecehkan kedaulatan Palestina dengan seenaknya keluar masuk wilayah Palestina," ujarnya.

Bagi Presiden Obama yang selalu membela kekejaman Israel terhadap rakyat Palestina dengan alasan membela diri, Muzzammil mendesak agar ia membuktikan keinginannya untuk memperbaiki hubungan baik dengan Dunia Islam. "Pembelaannya terhadap tindakan brutal Israel menunjukan ketidakkonsistenan pidato Presiden AS ini yang pernah disampaikannya di Al Azhar, Mesir pada 2009. Presiden Obama pernah mengatakan ingin bergandengan tangan dan bekerjasama dengan Dunia Islam," jelasnya.

Dengan sikap demikian, terang Muzzammil, AS tidak laik berbicara masalah hak asasi manusia. Kejahatan terbesar AS yang mendukung Israel telah membuktikan AS benar-benar sudah dikuasai Israel. "Ini membuktikan bahwa siapapun presidennya, AS akan tetap membela Israel. Karena pemerintah AS sebenarnya sudah dikuasai rezim Israel. Pembelaannya terhadap dunia Islam dan rakyat Palestina hanya retorika politik belaka," tuturnya.  

Sebagai Negara yang berpenduduk Muslim terbesar di dunia, Muzzammil berharap agar Pemerintah dan rakyat Indonesia bisa bekerjasama dan bersinergi membantu secara kongkrit rakyat Palestina. Bantuan dan keberpihakan rakyat dan Pemerintah Indonesia ini merupakan panggilan Konstitusi RI yang menolak segala bentuk penjajahan dan mendukung setiap Negara untuk merdeka dari jajahan Negara lain.

Bantuan kongkrit yang bisa diberikan pemerintah dan rakyat Indonesia kepada rakyat Palestina, menurut Muzzammil bisa dalam bentuk apapun. Bisa berupa obat-obatan, makanan, uang, pakaian dan sebagainya kepada rakyat Palestina yang menjadi korban serangan militer Israel.

"Ini bulan Ramadhan, mari kita keluarkan apa pun yang kita miliki kepada suadara kita di Palestina. InsyaAllah, akan dibalas berlipat ganda," ajak politisi PKS asal Lampung ini. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya