Berita

Dunia

Saat Kita Nonton Drama Semifinal Piala Dunia, Israel Kembali Menyerang Gaza

RABU, 09 JULI 2014 | 07:10 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Di saat mata dunia terpaku pada drama pertandingan semifinal Piala Dunia 2014 antara tim tuan rumah Brazil melawan Jerman yang berakhir dengan skor fantastis 1-7, Gaza kembali menjadi target serangan pasukan Israel.

Pihak Israel mengatakan bahwa kemarin (Selasa, 8/7), Israel berhasil mementahkan serangan roket dari Gaza dan menewaskan anggota kelompok militan yang masuk ke wilayah Israel.

Masih menurut pihak Israel seperti dikutip dari CNN, kelompok militan Palestina menembakkan 130 roket ke pemukiman sipil Israel.


Sementara Palestina, juga seperti disebutkan CNN, mengatakan bahwa 24 orang tewas dalam serangan udara yang dilakukan Israel. Sebanyak 150 lainnya luka-luka.

Israel disebutkan mengakui menyerang 150 tempat yang mereka curigai sebagai sarang teroris di Gaza.

“Hamas akan membayar semua harga yang mahal untuk serangan yang diarahkan kepada jutaan penduduk sipil Israel,” tulis Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dalam akun Twitter mereka.

Dalam kultwitnya, IDF menggunakan hastag #ItMustStop.

Sementara kelompok Jihad Islam dari Palestina mengaku bertanggung jawab atas roket yang ditembakkan ke Tel Aviv itu. Jihad Islam mengatakan bahwa serangan itu adalah balasan terhadap agresi kaum Zionis yang terus berlangsung.

Di sisi lain, Israel juga menuntut Hamas yang mengontrol Gaza ikut bertanggung jawab.

Adapun Hamas dalam akun Twitter dengan menggunakan hastag #Gazaunderattack mengingatkan bahwa aksi balasan terhadap serangan Israel akan segera dilakukan.

“It is a matter of time,” tulis Hamas.

Belakangan pihak Hamas juga mengatakan ikut bertanggug jawab atas serangan ke Tel Aviv. Jurubicara Hamas, Fawzi Barhoum, dalam akun Facebook miliknya mengatakan bahwa Israel harus membayar dengan pantas penjajahan mereka atas bumi Palestina.

Saat ini, masih menurut CNN pihak Israel sedang membicarakan rencana melakukan penyerbuan darat ke Gaza. [dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya