Berita

lalu mara/net

Wasekjen Golkar Ajak Umat Islam Tak Beli Produk yang Beriklan di Jakarta Post

SELASA, 08 JULI 2014 | 14:27 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Umat Islam Indonesia wajar bila marah dan kesal dengan pemuatan karikatur di harian The Jakarta Post. Sebab karikatur itu jelas-jelas melukai perasaan umat Islam, yang lebih-lebih kini sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

"Karikatur itu melecehkan Islam. Namun sungguh, karikatur tersebut tak setitik pun akan mengurangi kemuliaan Islam," kata Wakil Sekjen DPP Partai Golkar, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Selasa, 8/7).

Namun demikian, semarah dan sekesal apapun, ungkap Lalu Mara, sebaiknya umat Islam tidak membalas "kekerasan" yang dilakukan The Jakarta Post dengan kekerasan lagi. Bagaimanapun memperjuangkan dan membela yang benar, tidak bisa dilakukan dengan yang tidak benar.


"Sahabat, sebagai muslim yang baik, kita tak boleh anarkis. Tapi mari mari kita tak usah beli produk-produk yang memasang iklan di koran The Jakarta Post," ungkap Lalu Mara, yang juga jurubicara Aburizal Bakrie.

Lalu Mara sendiri mendokan agar orang-orang di balik surat kabar The Jakarta Post diberikan hidayah oleh Tuhan agar kembali ke jalan yang benar.

Kartun yang dimuat harian berbahasa Inggris edisi Kamis 3 Juli 2014 itu menggambarkan kelompok garis keras Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang tidak ragu-ragu melakukan kekerasan dan pembunuhan.

Persoalannya, di dalam kartun itu diperlihatkan bendera tulang dan tengkorak bertuliskan "La Illaha Ilallah" pada bagian atas. Sementara di dalam tengkorak dituliskan "Allah, Rasul, dan Muhammad". Harian itu sudah menyampaikan pemintaan maaf. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya