Berita

baitul muslimin/net

Jelas, The Jakarta Post Sudah Menghina Umat Islam Indonesia

SELASA, 08 JULI 2014 | 12:39 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Karikatur di harian The Jakarta Post yang terbit pada 3 Juli 2014 benar-benar mencederai hati dan perasaan umat Islam di Indonesia.

"Apa yang terjadi, tidak hanya bentuk kecerobohan, namun sudah merupakan penghinaan terhadap Umat Islam Indonesia yang dikenal sangat toleran," kata Sekjen PP Baitul Muslimin Indonesia, Nurmansyah E Tanjung, beberapa saat lalu (Selasa, 8/9).

Nurmansyah sungguh menyesalkan The Jakarta Post, dan menilai pemuatan karikatur itu mengobarkan kebencian. Baitul Muslimin, sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, menilai karikatur tersebut sangat menyakitkan karena menampilkan simbol-simbol yang bersifat suci dan sakral bagi umat Islam yang ditampilkan secara sinis dan melecehkan.


"Karena itulah, setelah mencermati dengan seksama gambar karikatur di harian The Jakarta Post, kami menyimpulkan bahwa koran The Jakarta Post sudah melanggar kode etik jurnalistik," katanya.

Oleh sebab itu pihaknya meminta kepada Dewan Pers untuk menegur secara keras kepada the Jakarta Post. "Harian The Jakarta Post segera meminta maaf secara luas kepada umat Islam, atas keteledoran yang dilakukan," pungkasnya.

Kartun yang dimuat harian berbahasa Inggris The Jakarta Post, edisi Kamis, 3 Juli 2014. Kartun ini menggambarkan kelompok garis keras Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) yang tidak ragu-ragu melakukan kekerasan dan pembunuhan.

Persoalannya, di dalam kartun itu diperlihatkan bendera tulang dan tengkorak bertuliskan "La Illaha Ilallah" pada bagian atas. Sementara di dalam tengkorak dituliskan "Allah, Rasul, dan Muhammad". Harian itu sudah menyampaikan pemintaan maaf. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya