Ratna Sarumpaet /net
Ratna Sarumpaet /net
Presidium Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Ratna Sarumpaet mengatakan, sistem demokrasi liberal pemilu 2014 adalah buah dari Amandemen UUD 1945 yang telah mengabaikan perspektif Pancasila dalam UU Pemilu sebagai proses reformasi politik. Menurutnya, itu yang membuat 'menang' dan 'berkuasa' menjadi tampak sebagai satu-satunya tujuan pilpres.
"Seterusnya membuat para timses dalam kampanye rela melakukan apa pun untuk tampak sebagai yang paling hebat, paling kuat, paling suci dan paling pantas; membuat Indonesia seolah terbelah," kata Ratna kepada redaksi, sesaat lalu (Selasa, 8/7).
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Sabtu, 25 April 2026 | 05:15
Sabtu, 25 April 2026 | 02:37
Kamis, 23 April 2026 | 12:34
Minggu, 26 April 2026 | 11:05
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 03:59
UPDATE
Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18
Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30
Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21
Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17
Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59
Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41