Berita

Politik

Debat Terakhir Mengerucutkan Pilihan ke Nomor Dua

SENIN, 07 JULI 2014 | 21:55 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Seperti pada empat debat sebelumnya, dalam debat terakhir bertema Pangan, Energi dan Lingkungan Hidup, Jokowi-JK tetap tampil dengan percaya diri tinggi. Pasangan capres dan cawapres yang disokong PDIP dan mitra koalisinya itu mampu menyampaikan pesan-pesan dengan bahasa yang sangat jelas.

"Mereka benar-benar menguasai materi debat baik secara teknis maupun secara prinsipil. Mereka juga tak pernah salah menyimak pertanyaan dan pernyataan lawan debat, demikian pula dengan pertanyaan dan instruksi moderator," kata Dosen Ilmu Komunikasi Universitas Padjajaran (Unpad), Sahala Tua Saragih.

"Jokowi dan JK seperti biasa berbicara dengan sistematis, dan benar-benar menguasai keadaan nyata di lapangan," katanya.


Terlepas dari penampilan bagus Jokowi-JK dalam debat terakhir, Sahala yakin hampir semua calon pemilih telah punya pilihan masing-masing.

"Saya yakin, jika ada pergeseran dari pemilih perkotaan dan luar negeri ya akan mengarahkan dukungan ke Nomor 2. Ditambah acara akbar di GBK kemarin makin memengaruhi mereka yang masih ragu menentukan pilihan," kata Sahala seperti tertulis dalam siaran pers diterima redaksi (Senin, 7/7).

Senada dengan itu, dosen ilmu politik dan pemerintahan Unpad, Muradi, mengatakan debat terakhir kemarin yang unggul adalah Jokowi-JK.

Ada beberapa hal yang memperkuat keunggulan tersebut, yakni Jokowi-JK lebih menguasai panggung dan memahami substansi dan materi debat, basis materi yang disampaikan Jokowi-JK lebih diterima publik karena berbasis pada pengalaman empirik, dan karena kesalahan mendasar yang dilakukan oleh pasangan Prabowo-Hatta , salah satunya kesalahan penyebutan Adipura dan Kalpataru dan penjualan harga jual gas tangguh sebesar 12 dolar AS per MMBTU, sementara versi pemerintah sebesar 8 dolar AS.

"Publik makin meyakinin bahwa pasangan Jokowi-JK lebih layak karena selama lima kali debat, tercatat empat kali debat tersebut dimenangkan oleh Jokowi-JK," katanya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya