Berita

istimewa

Ini Klarifikasi Ahmad Basarah soal Pakaian Ihrom Jokowi

SENIN, 07 JULI 2014 | 20:48 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Belakangan beredar foto yang seolah-olah Jokowi tidak tahu cara menggunakan pakaian ihrom dengan benar pada saat melaksanakan ibadah thawaf, dalam rangkaian ibadah umrah.

Terkait dengan beredarnya foto ini, anggota Tim Pemenangan Jokowi-JK, Ahmad Basarah, menyampaikan klarifikasi. Ahmad Basarah, yang juga Wasekjen PDI Perjuangan ini ikut serta menjadi saksi hidup yang bersama-sama Jokowi ikut melaksanakan ibadah umroh.

"Pada saat thawaf, Jokowi mengenakan ihrom yang digunakan sejak dari Jeddah sudah dengan syariat yang ditentukan, yaitu bahu bagian kanan di buka sebagaiaman bukti foto-foto yang saya telah kirimkan ke Jakarta," kata Basarah yang juga tokoh Baitul Muslimin Indonesia kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Senin, 7/7).


Menurut Basarah, foto yang diupload di berbagai media sosial adalah foto Jokowi pada saat melaksanakan ibadah sa'i. Dalam ibadah sa'i memang sudah tidak disyaratkan lagi agar bahu kanan yang dibuka. Menurutnya ada yang mau mengampanyekan Jokowi salah menggunakan ihrom karena dia bukan seorang  muslim.

"Pertanyaannya bagaimana mungkin Jokowi bisa masuk ke Tanah Suci jika bukan seorang muslim karena Kerajaan Saudi Arabia sangat ketat melarang non muslim bisa masuk ke Tanah Suci Mekkah," ucapnya.

Dari Tanah Suci, Basarah pun berdoa agar agar saudara-saudara muslim di Indonesia yang gemar mengkafirkan sesama saudara muslimnya sendiri demi mengejar sebuah jabatan atau kekuasaan, segera mendapatkan hidayah dan ampunan dari Allah SWT. Dia pun memastikan pasangan Jokowi akan terus berjuang menegakkan kebenaran dan keadilan demi bangsa dan negara semata-mata karena Allah SWT. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya