Berita

jokowi/net

Para Ahli di DKI Beri Lapor Merah untuk Jokowi

MINGGU, 06 JULI 2014 | 21:41 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Jokowi tidak maksimal dalam menjalankan tugas sebagai Gubernur DKI Jakarta. Mayoritas para ahli menganggap hampir dua tahun memimpin Jokowi belum memberikan kontribusi besar terhadap perubahan di ibukota menuju 'Jakarta Baru' seperti yang dijanjikannya saat kampanye pilgub lalu.

Begitu kesimpulan hasil expert survei (survei ahli) yang dilakukan Lembaga Anti Penindasan Rakyat (Lentera) dalam mengukur dan menilai kinerja Jokowi selama menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta yaitu sejak dilantik sebagai Gubernur DKI Jakarta Oktober 2012 hingga April 2014.

Survei dilakukan dalam rentang waktu 1-15 Mei 2014 dengan melibatkan 200 ahli yang berada di ibu kota dan memahami kondisi sosio politik dan ekonomi di wilayah DKI Jakarta. Responden survei berasal dari beragam profesi, ada kalangan akademisi, jurnalis, tim sukses, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, LSM, mahasiswa, peneliti, pengamat, dan politisi.


"Janji Jakarta Baru masih jauh dari harapan. Program KJS dan KJP dinilai tidak maksimal, program penanggulangan banjir dan kemacetan sebagai solusi masalah utama di DKI juga dinilai tidak ada kontribusi dari pemerintahan Jokowi," ujar Managing Director Lentera, Muhammad Rizal, dalam ketrangannya kepada redaksi (Minggu, 6/7).

"Ketika para responden diajukan pertanyaan "Dalam skala 1-10 berapa nilai yang anda berikan untuk menilai kinerja gubernur Jokowi"? Para ahli sebagaian besar memberikan nilai di bawah 7. Jika dihitung secara keseluruhan nilai rata-rata kinerja Jokowi menurut 100 ahli di DKI sebesar 5,06," sambung dia.

Dengan skor sebesar itu, katanya, para ahli di DKI berarti memberi rapor merah bagi kepemimpian Jokowi di DKI.  

Selain itu, dalam survei yang dilakukan ini menunjukkan bahwa para ahli menilai Jokowi tidak bisa membuktikan Jakarta Baru yang dijanjikannya. Para ahli juga menilai Jokowi belum bisa menunjukkan bukti nyata kinerjanya yang bisa dirasakan secara langsung dampaknya oleh masyarakat ibukota.

Kekecewaan besar terhadap kinerja Jokowi sebagai Gubernur muncul dari kalangan ahli kategori akademisi, tokoh masyarakat dan LSM. Mereka menilai bahwa Jokowi tidak memiliki skala prioritas dan langkah yang matang dalam menjalankan kepemimpinannya sehingga banyak program Jokowi berjalan secara tidak maksimal dan bahkan tanpa arah.

Sementara kalangan jurnalis dan timses melihat bahwa secara nyata memang Jokowi belum bisa memberikan kontribusi lebih terkait penyelesain beberapa masalah penting di DKI Jakarta.

"Bahkan kalangan timses yang dahulu mendukung Jokowi pada Pilgub 2012 pun mengakui bahwa kinerja Jokowi selama menjadi Gubernur memang belum terlihat secara baik dan belum bisa dirasakan dampaknya," demikian Muhammad Rizal.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya