Berita

lalu mara/net

Lalu Mara: Debat Terakhir Kian Membuktikan Jiwa Ksatria dan Kenegarawanan Prabowo

MINGGU, 06 JULI 2014 | 09:33 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Dari waktu ke waktu, jiwa kenegarawanan Prabowo Subianto semakin jelas terlihat. Momentum ke momentum pun semakin mengafirmasi sikap Prabowo yang mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan pribadinya.

Demikian disampaikan Wakil Sekjen DPP Golkar yang juga jurubicara Aburizal Bakrie, Lalu Mara Satria Wangsa, kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Minggu, 6/7).

Bukan tanpa alasan Lalu Mara mengatakan ini. Penilaian ini didasari pengamatan yang panjang sejak proses pesta demokrasi ini berjalan, terutama di masa-masa kampanye. Prabowo, dalam setiap kampanye, terbukti tidak pernah menyindir atau menjelekkan kompetitornya. Bahkan, Prabowo berulang-ulang mengatakan bahwa ia sangat menghormati pesaingnya, yang bagaimanapun juga adalah sama-sama anak bangsa.


Pun demikian, ungkap Lalu Mara, dalam debat capres-cawapres Prabowo menunjukkan sikap yang sama. Prabowo selalu sportif, dan selalu mengakui pandangan Jokowi bila memang pandangan itu juga sesuai dengan pandangannya. Prabowo tak segan mengatakan kata "setuju", sementara di saat yang sama, Jokowi tak pernah melakukan hal serupa meskipun secara substansial beberapa pandangan dan gagasan Jokowi sudah disampaikan sebelumnya dalam visi misi besar Prabowo.

Dalam debat terakhir yang digelar Sabtu malam (5/7), catat Lalu Mara, semakin mengkonfirmasi sikap-sikap ksatria mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus) itu. Saat menyampaikan closing statament, Prabowo mengatakan bahwa ia akan menghormati apapun hasil pemilihan presiden 9 Juli 2014 yang akan datang.

"Saya suka penutup Pak Prabowo itu. Penghormatan itu dilakukan demi rakyat Indonesia. Pernyataan tersebut menunjukkan beliau adalah pemimpin yang sportif dengan menyerahkan segala sesuatunya kepada kehendak Yang Maha Kuasa, Allah SWT. Ini juga menunjukkan tingkat dan kualitas iman Pak Prabowo, yang percaya takdir setelah melakukan ikhtiar," ungkap Lalu Mara.

Hal yang tak kalah penting, masih kata Lalu Mara, pernyataan ini juga merupakan jaminan dari Prabowo. Jaminan ini menjadi sangat penting dalam proses konsolidasi demokrasi, di tengah-tengah ada indikasi kelompok yang tidak siap menang atau kalah, yang misalnya belum apa-apa sudah mengatakan ada potensi kecurangan bila pihaknya yang kalah. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya