Berita

joko widodo/net

Petinggi Nasdem: Sentil Prabowo Pakai Peci karena Mega Ragu Bobot Jokowi

MINGGU, 06 JULI 2014 | 00:12 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Sentilan Megawati Soekarnoputri atas gaya berpakaian Prabowo Subianto yang katanya meniru Bung Karno memperlihatkan tanda-tanda Mega sudah mulai kalap menyaksikan elektabilitas Joko Widodo yang cenderung turun menjelang akhir masa kampanye.

Demikian penilaian Ketua Dewan Pembina Partai Nasdem, Rachmawati Soekarnoputri, yang disampaikan kepada redaksi Jumat malam (4/7).

Nasdem adalah salah satu koalisi pendukung duet Jokowi dan Jusuf Kalla. Namun, dalam hal Pilpres 2014 Rachma tidak memiliki sikap yang sama dengan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh.


Menurut Rachma, penurunan elektabilats Jokowi itu dikarenakan sejumlah blunder yang dilakukan kubu banteng, salah satunya penyerbuan ke kantor TVOne di Jogjakarta, Rabu malam (2/7).

Hari Kamis (3/7) di Semarang, Mega bertanya mengapa Prabowo mengenakan baju putih dan peci hitam seperti Bung Karno, juga berbicara berapi-api seperti Bung Karno.

“Prabowo ki yo ngopo nganggo peci kayak Bapakku? Nganggo hem putih dimirip-miripke. Aku kan anake Sukarno, ya komen toh ya,” tanya Mega.

“Kenapa dia tidak mempopulerkan Bapaknya sendiri yang keren,” sambung Mega.

Menurut Rachma, sebaiknya Megawati bicara tentang tantangan yang dihadapi Indonesia di masa depan, baik secara regional maupun global. Serta meyakinkan publik bahwa jagonya, Jokowi, memang punya kemampuan itu.

“Kok malah ngurusi peci orang lain. Apa sudah kehabisan bahan dia (Mega)? Sudah bagus ada yang pakai peci seperti BK (Bung Karno),” kata Rachma.

Rachma menduga kuat, Mega bicara tentang hal-hal sepele itu karena sejak awal memang meragukan bobot Jokowi. [dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya