Berita

Politik

Ireng Jowo Imbau Relawan Awasi Politik Uang Jelang Pilpres

SABTU, 05 JULI 2014 | 20:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Puluhan remaja yang tergabung dalam Ikatan Relawan Ngapak Joko Widodo (Ireng Jowo) membagikan-bagikan tabloid Relawan Jokowi serta stiker bergambar pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) kepada pengguna jalan yang melintas di Jalan S. Parman, Cilacap, Jawa Tengah, Sabtu sore.

Koordinator aksi, Warrie Aya mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari sosialisasi Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014.

"Sasaran kami adalah para pemilih pemula. Kami ajak mereka untuk tidak golput, yakni dengan turut serta menggunakan hak pilihnya dalam Pilpres 2014 yang akan digelar pada tanggal 9 Juli," kata Warie seperti tertulis dalan keterangan persnya.


Relawan Ireng Jowo mengajak para pemilih pemula untuk menyaksikan debat capres-cawapres putaran terakhir yang akan disiarkan langsung oleh sejumlah stasiun televisi swasta nasional pada Sabtu (5/7) malam.

Dengan menyaksikan debat tersebut, lanjut dia, para pemilih khususnya yang pemula dapat menentukan pasangan capres-cawapres yang akan dipilih pada tanggal 9 Juli.

"Kami mengajak kaum muda Cilacap untuk ikut mendukung Pilpres 2014 satu putaran. Mari kita kawal Pilpres 2014 agar berjalan damai, bersih, dan bermartabat," katanya.

Oleh karena itu, Warrie mengajak para pemuda dan masyarakat untuk mengawasi daerahnya masing-masing terhadap kemungkinan terjadinya kampanye hitam dan praktik politik uang menjelang hari H pemungutan suara.

"Jika menemukan kampanye hitam maupun praktik politik uang, jangan segan-segan untuk melaporkannya ke panitia pengawas pemilu atau kepolisian terdekat," katanya.

Dia mengaku telah mendapat informasi mengenai kemungkinan adanya praktik politik uang di sejumlah wilayah Cilacap. Oleh karena itu, kata dia, relawan Ireng Jowo akan terus memantau dan mengantisipasi kemungkinan terjadinya praktik politik uang.

"Harapan kami, siapa pun yang terpilih menjadi presiden dan wakil presiden, semoga bisa lebih berkontribusi dalam pembangunan bangsa dengan konsep revolusi mental," katanya.[dem]

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Masalah Klasik Tak Boleh Terulang di Musim Haji 2026

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:15

BSI Semakin Diminati, Tabungan Tumbuh Tertinggi di Industri

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:13

Jembatan Rusak di Pandeglang Diperbaiki Usai Tiga Siswa Jatuh

Kamis, 14 Mei 2026 | 16:05

ATR/BPN Rumuskan Pola Kerja Efektif Berbasis Kewilayahan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:53

Tim Kuasa Hukum Nilai Tuntutan Nadiem Tak Berdasar Fakta Persidangan

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:44

Kelantan Siapkan Kota Bharu Jadi Hub Asia, Sasar Direct Flight Bangkok hingga Osaka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:33

PLN Luncurkan Green Future Powered Today

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:30

Riki Sendjaja dan Petrus Halim Dikorek KPK soal Kredit Macet di LPEI

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:27

Juri LCC MPR Harus Minta Maaf Terbuka

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21

Polisi Jaga Ratusan Gereja di Jadetabek

Kamis, 14 Mei 2026 | 15:14

Selengkapnya