Berita

jokowi/net

Revolusi Mental Jokowi Tempatkan Rakyat sebagai Subyek

SABTU, 05 JULI 2014 | 23:56 WIB | LAPORAN: YAYAN SOPYANI AL HADI

. Revolusi Mental Jokowi diantaranya menempatkan rakyat sebagai subyek.  Dari sisi ini Jokowi terlihat begitu menghormati rakyat.

"Sementara blusukan menempatkan rakyat sebagai 'pemilik negeri' yang harus didatangi oleh pemimpinnya," kata Jurubicara Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, beberapa saat lalu (Sabtu, 5/7)

Pernyataan Hasto ini untuk kembali menegaskan posisi rakyat di mata Jokowi sebagaimana terlihat dalam debat capres-cawapres terakhir dengan tema pangan, energi dan lingkunan. Hal ini dinilai berbeda dengan Prabowo yang terkesan merendahkan rakyat, dengan menggunakan kata "mulut" untuk kebutuhan pangan rakyat.


"Debat capres terakhir membuka bawah sadar rakyat, bagaimana rakyat hanya dilihat sebagai "mulut" yang direndahkan martabatnya seolah hanya perlu pangan saja," ungkap Hasto.

Wakil Sekjen PDI Perjuangan ini, pandangan yang merendahkan rakyat tersebut sejalan dengan hasil potret psikologis terkait dengan motivasi untuk mengadakan afiliasi yang rendah. Selain itu rakyat juga menjadi obyek kebijakan.

Dia menyesalkan cara pandang yang bertolak belakang itu. Bagaimanapun rakyat harus dipandang secara utuh, sebagai kesatupaduan antara jiwa dan raga. [ysa]

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

OJK Catat Penyaluran Kredit Tembus Rp 8.659 Triliun, Sektor UMKM Mulai Tunjukkan Perbaikan

Rabu, 06 Mei 2026 | 08:14

Trump Mendadak Hentikan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:52

Harga Emas Rebound Saat Pasar Pantau Geopolitik dan Data Tenaga Kerja

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:23

Sektor Teknologi Eropa Bangkit dari Keterpurukan, STOXX 600 Menghijau

Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05

Kemenag Fasilitasi Kepindahan Santri Ponpes Ndolo Kusumo

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:45

Dana Wakaf Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh Diusulkan Naik

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:32

Rudy Mas’ud di Ujung Tanduk

Rabu, 06 Mei 2026 | 06:09

Rakyat Antipati dengan PSI

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:38

10 Orang Jadi Korban Penyiraman Air Keras Kurir Ekspedisi

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:19

Kapal Supertanker Iran Masuk RI Bukan Dagang Biasa

Rabu, 06 Mei 2026 | 05:08

Selengkapnya