Berita

ilustrasi/net

Politik

Kader PDIP Serang TV One, Siapa yang Mesti Direvolusi Mentalnya?

KAMIS, 03 JULI 2014 | 16:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Kekecewaan akan penyiaran salah satu station televisi swasta mengenai pemberitaan yang tidak berkenan merupakan satu hal yang wajar. Namun, cara protes yang dilakukan dengan tidak melalui mekanisme sesuai dengan aturan yang berlaku tidaklah dapat dibenarkan.

Demikian disampaikan Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID), Jajat Nurjaman dalam keterangannya kepada redaksi, Kamis (3/7).

Jajat menilai, seruan Sekretaris Jenderal PDIP Tjahjo Kumolo yang menyerukan siaga satu dan mengepung kantor TV One sangatlah tidak terpuji dan tidak mencerminkan watak demokratis dikubu PDIP. Sebaliknya masyarakat mempertanyakan siapa yang mesti direvolusi mental sepeti yang kerap digalakkan oleh capres yang diusungnya, Jokowi-JK.


"Dalam masa kampanye seperti ini lagi-lagi Jokowi dirugikan oleh tindakan para pendukungnya sendiri. Meski kasus ini tidak berkaitan langsung dengan Jokowi namun, masyarakat justru mempertanyakan sikap Jokowi sendiri yang seperti membiarkan hal seperti itu terjadi bahkan terkesan malah menyalahkan media. Mungkin beliau lupa jika yang membesarkan nama Jokowi salah satunya berkat peran media," tegas Jajat

Jokowi mengatakan tidak memiliki kontrol penuh atas tindakan para relawan ataupun simpatisannya, apakah Jokowi tidak mengetahui jika perintah tersebut justru datang dari petinggi PDIP, partai yang mengusungnya.

"Kesalahan besar jika seorang pemimpin tidak bisa mengendalikan masa pendukungnya, ini baru jumlah yang mungkin masih terbatas, bagaimana jika terpilih nanti memimpin penduduk yang jumlahnya lebih besar, apakah tetap akan dibiarkan," pungkas Jajat. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya