Berita

JK Sudah Siapkan Amunisi Mematikan untuk Debat Terakhir

KAMIS, 03 JULI 2014 | 05:51 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Cawapres nomor urut 2 Jusuf Kalla (JK) berjanji akan memanfaatkan semaksimal mungkin forum debat capres-cawapres edisi terakhir, Minggu (5/7). Diam-diam, JK sudah mempersiapkan pertanyaan pamungkas untuk "mematikan" pasangan Prabowo-Hatta.

JK berjanji akan memanfaatkan debat yang akan menyorot masalah pangan dan energi itu untuk kembali mendominasi panggung debat seperti dalam sesi pertama. Persoalan energi akan menjadi bahan sasaran tembak JK.

"Tentunya, kami sudah siapkan pertanyaan," kata JK kepada wartawan di kediamannya, Jalan Brawijaya Jakarta Selatan (Rabu, 2/7).


JK tidak merinci jelas pertanyaan yang sudah disiapkan. Bisa jadi JK akan menggunakan isu mafia pajak, mafia impor, dan mafia migas di Indonesia sebagai amunisi serangan. Bisa juga JK mengangkat masalah keterpenuhan pasokan listrik di Indonesia untuk mengangkat produktivitas masyarakat. Isu-isu ini sangat mungkin dijadikan JK sebagai amunisi karena belakangan mantan Ketua Umum Partai Golkar itu mengungkapkannya dalam kampanye di banyak kesempatan dan tempat.

Sasaran tembak JK kemungkinan besar diarahkan ke Hatta karena isu-isu itu sangat dekat dengan Hatta yang pernah menjabat Menko Perekonomian.

Terkait dengan persiapan debat, JK mengatakan dirinya memperbanyak referensi lewat bacaan. Data dan hal-hal yang berkaitan dengan ketahanan pangan dan energi didalami JK. Selain itu, dipadukan dengan hasil kampanye dialogis yang telah dilakukan JK sejak masuk masa kampanye.

"Intinya perbanyak informasi," demikian JK.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya