Berita

christiano ronaldo/net

CR7 Perpanjang Kutukan Ballon D'or

KAMIS, 03 JULI 2014 | 03:03 WIB | LAPORAN:

Kutukan peraih Ballon D'or di pentas Piala Dunia berlanjut. Tidak ada satu pun peraihnya yang menunjukkan performa terbaik di ajang bola paling hebat sejagad itu.

Cristiano Ronaldo merasakan kutukan ini di Piala Dunia 2014 Brasil. Pemain Portugal berusia 29 tahun itu hanya mencetak satu gol dari tiga kali pertandingan di fase Grup. Performanya yang tidak maksimal menambah panjang kutukan peraih Ballon d'or.

Selain Ronaldo, mantan pemain timnas Portugal, Luis Figo juga merasakan kutukan Ballon d'or. Pria yang menorehkan gelar pemain terbaik dunia versi FIFA tahun 2000 itu tampil buruk ketika membela Portugal di Piala Dunia Korea-Jepang. Bahkan, bekas gelandang Real Madrid itu tak mencetak satu gol pun dan harus puas tak lolos dari fase grup saat itu.


Mantan striker timnas Brasil Ronaldinho menjadi korban dari kutukan ini. Menerima penghargaan di tahun 2005, pemain yang akrab di sapa 'si gigi tonggos' itu tak mampu berbuat banyak bersama Brasil di Piala Dunia kala itu.

Tak berbeda dengan Cristiano Ronaldo, peraih Ballon d'o empat kali berturut Lionel Messi juga apes. Ketika mendapatkan penghargaan di tahun 2009, Leo, panggilan akrab Messi harus menanggung malu ketika dikalahkan Jerman 4-0 di Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Pelle dan Maradona bagian lain dari cerita ini. Keduanya mampu membawa kemenangan Piala Dunia bagi masing-masing negaranya karena saat itu Ballon d'or hanya diberikan kepada pemain asal Eropa yang merumput di klub-klub Eropa.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya