Berita

ilustrasi/net

Politik

Berikut Total Kekayaan Dua Pasangan Capres-Cawapres

SELASA, 01 JULI 2014 | 20:26 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dua pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla telah menyampaikan harta kekayaan, dan telah diverifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dari hasil verifikasi tersebut diketahuai, Prabowo Subianto memiliki harta kekayaan Rp. 1.670.392.580.402 dan USD 7.503.134. Sementara pendampingnnya, Hatta Rajasa Rp. 30.234.920.584 dan USD 75.092.

Joko Widodo memiliki total kekayaan Rp 29.892.946.012 dan USD 27.633. Sementara wakilnya, Jusuf Kalla Rp. 465.610.495.057 dan USD 1.058.564.


Ketua KPK Adnan Pandu Praja mengatakan verifikasi harta capres dan cawapres merupakan kewajiban pihaknya, untuk menyelenggarakan pemilu yang independen dan berintegritas.

"Kewajiban pelaporan kekayaan merupakan bagian semangat demokrasi. KPU diberikan wewenang untuk mengklarifikasi dan memverifikasi hal tersebut secara independen untuk mendukung pemilu yang beintegritas," kata Adnan dalam Rapat Pleno Harta Kekayaan Capres-Cawapres di Gedung KPU, Selasa (1/7).

Sebelumnya, klarifikasi harta kekayaan dua pasangan calon telah dilakukan di Gedung KPK, pada 25 Juni untuk capres-cawapres nomor urut 1, Prabowo-Hatta. Sedangkan capres-cawapres nomor urut 2, Jokowi-JK telah dilakukan pada 26 Juni. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Bos Exxon Prediksi Harga Minyak Bakal Lebih Meledak

Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:21

SSMS Bagikan Dividen Rp800 Miliar dari Laba 2025

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:51

Postidar Kecam Video Diduga Pernyataan Amien Rais soal Sekkab Teddy

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:18

Bank Dunia Proyeksikan Harga Emas dan Perak Turun pada 2027

Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:00

Hardiknas 2026, Komisi X DPR Ingin Pendidikan Berkualitas Merata ke Pelosok

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:37

Polda Metro Pulangkan 101 Orang yang Diamankan Saat May Day

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:30

China Minta PBB Tinjau Ulang Rencana Penarikan Pasukan UNIFIL dari Lebanon

Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:21

Ratusan Demonstran Ditangkap dalam Aksi Hari Buruh di Turki

Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17

Komisi III DPR: Pemberantasan Narkoba Tak Boleh Kendor!

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:59

Yen Bergolak: Intervensi Jepang Paksa Dolar AS Rasakan Kerugian Mingguan Terburuk

Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:41

Selengkapnya