Berita

hamdi muluk/net

Politik

Kalau Mau Menang PDIP Harus Nyumbang Relawan

SENIN, 30 JUNI 2014 | 00:16 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pertarungan Pilpres 2014 merupakan pertarungan politik yang sangat sengit karena hanya ada dua kubu pasangan capres dan cawapres, yaitu pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan pasangan Jokowi Widodo-Jusuf Kalla.

Untuk memenangkan pertarungan, tidak ada jalan lain kecuali mesin partai dan para relawan pendukung bergerak beriringan guna mendukung pasangan calon yang diusung.

Demikian penilaian yang disampaikan pengamat psikologi politik Universitas Indonesia (UI), Hamdi Muluk dalam diskusi media bertajuk 'Benarkah Mesin Partai Tak Bergerak di Pilpres 2014?' di Jakarta, Minggu (29/6).


Hamdi menilai, jika melihat dinamika pertarungan terkini, ia memberikan apresiasi kepada kubu capres-cawapres Prabowo-Hatta. Pasalnya, pasangan ini mampu bekerja cepat di tataran mesin partai dan para relawannya sehingga berdampak pada naiknya tingkat keterpilihan (elektabilitas) pasangan Prabowo-Hatta di berbagai survei nasional.

"Prabowo itu oli-nya masih jalan, kerjanya impresif, ada kenaikan dukungan," kata Hamdi.

Sementara kubu pasangan Jokowi-JK, PDIP beserta para partai pendukungnya belum bekerja maksimal bersama para relawan. Kondisi ini turut memicu menurunnya tingkat elektabilitas pasangan Jokowi-JK di berbagai hasil survei belakangan ini.

Kondisi ini, lanjut Hamdi, harus menjadi cermin bagi PDIP dan parpol koalisinya untuk memacu gerak mesin partainya bersama para relawan yang ada.

"PDIP harus berani menyumbang juga kalau mau menang kepada para relawan. Relawan ini tentu nggak akan bisa bergerak kalau tidak ada 'oli'-nya, kalau tidak dikasih 'bensin'-nya," sindirnya.

Strategi pemenangan PDIP dan partai pendukung yang sepenuhnya menyerahkan pemenangan Jokowi-JK kepada para relawan, ungkap Hamdi tidak sepenuhnya dapat dianggap sebagai strategi yang jitu. Meski, pemenangan melalui relawan efektif berjalan ketika Jokowi bertarung di Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

"Kalau hanya mengandalkan volunteers (relawan) seperti di DKI Jakarta, menurut saya ini tidak benar juga," tandasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya