Berita

Andi Gani/net

Politik

Relawan Buruh Sahabat Jokowi Tegaskan Tak Terkait Relawan Buruh Indonesia

MINGGU, 29 JUNI 2014 | 22:29 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Relawan Buruh Sahabat Jokowi (RBSJ) yang diinisiasi Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) menegaskan tidak terkait dengan Relawan Buruh Indonesia (RBI).

Menurut informasi, RBI mendeklarasikan dukungan kepada pasangan Jokowi-JK di Tugu Proklamasi, Jakarta, malam ini (Minggu, 30/6).

Andi Gani Nena Wea, Presiden KSPSI yang juga Koordinator Nasional Relawan Buruh Sahabat Jokowi menyatakan, Relawan Buruh Sahabat Jokowi yang diinisiasi bersama KSBSI telah terbentuk sejak Jokowi maju sebagai calon Gubernur DKI pada 2012 ini.


Sejak Jokowi mendeklarasikan diri maju sebagai calon presiden, Relawan Buruh Sahabat Jokowi terus bergerak dan saat ini telah memiliki basis di 28 provinsi yang ada di Indonesia.

Relawan Buruh Sahabat Jokowi berupaya memenangkan pasangan Jokowi-JK dengan jaringan buruh dari dua konfederasi buruh terbesar di Indonesia, yakni KSPSI pimpinan Andi Gani Nena Wea dan KSBSI pimpinan Mudhofir.

"Kami sudah menyiapkan jutaan buruh Relawan Buruh Sahabat Jokowi untuk memenangkan, dan mengamankan suara Jokowi di semua tingkatan," kata Andi dalam siaran pers yang diterima, Minggu (30/6).

Meski demikian, Andi menyatakan, pihaknya tidak antipati terhadap dukungan dari manapun kepada capres Jokowi. Hanya saja, pihaknya meminta dukungan yang diberikan harus dengan syarat tanpa alasan khusus. Apalagi, dukungan itu dideklarasikan beberapa hari menjelang hari pemungutan suara.

"Kami tegaskan tidak antipati terhadap dukungan dari Manapun kepada capres Jokowi yang kami dukung dengan syarat tidak ada alasan khusus untuk dukungan yang sangat tiba-tiba masa injury time ini. Kami meminta dukungan terhadap Jokowi dilakukan tanpa ada tujuan apapun," tegasnya.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya