Berita

mesut ozil/net

Bola Bagus

Ozil Ngaku Tak Kuat Berpuasa

MINGGU, 29 JUNI 2014 | 10:41 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Bertepatan datangnya bulan suci Ramadhan dengan ajang Piala Dunia membuat beberapa pesepakbola yang beragama Islam tidak bisa menunaikan ibadah rukun Islam ketiga itu.

Hal tersebut lantaran mereka dituntut untuk berlatih dan bertanding seperti biasa.

Seperti halnya pesepakbola asal Jerman, Mesut Ozil, yang mengaku tidak kuat jika harus berpuasa di tengah jadwalnya yang padat jelang pertandingan melawan Aljazair pada Senin depan (30/6).


"Saya bekerja dan saya akan terus melakukannya. Jadi aku tidak bisa berpuasa. Tidak mungkin bagi saya untuk melakukannya (puasa) tahun ini," aku pemain berusia 26 tahun itu, kepada AFP.

Namun tidak demikian dengan lawan mainnya, Aljazair. Mereka mengaku akan tetap berpuasa meski harus kewalahan berlatih menyeimbangi Timnas Jerman yang diprediksi akan jadi juara dalam Piala Dunia kali ini.

Sementara itu, mantan tim medis klub Paris Saint Germain, Hakim Chalabi, memberikan beberapa tips jika para pemain ingin tetap berpuasa.

"Puasa dapat berisiko, meningkatkan kemungkinan cedera karena dehidrasi. Oleh karena itu, tingkat gizi perlu dirubah. Kualitas makanan juga harus dimodifikasi untuk beradaptasi dengan latihan. Pemain harus terhidrasi dengan baik. Terlebih lagi, kami sarankan mereka untuk tidur siang guna membayar waktu tidur saat sahur," jelasnya.

Perlu diketahui, ini bukan pertama kalinya Ramadhan bertepatan dengan kompetisi internasional Piala Dunia sejak tahun 1986.[wid]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya