Berita

Warga Marah atas Ledakan Pipa Gas yang Menewaskan 14 Orang

SABTU, 28 JUNI 2014 | 10:54 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Ledakan pipa gas di sebuah desa di negara bagian Andhra Pradesh, India pada Jumat pagi (27/6), yang juga merenggut nyawa 14 orang dan melukai beberapa orang lainnya, telah membuat kemarahan warga sekitar.

Menurut polisi, semua korban ledakan adalah warga desa, termasuk diantaranya tiga wanita dan tiga anak-anak.

Ledakan itu terjadi di sebuah pipa gas yang dikelola Gas Authority of India Limited (GAIL) di desa Nagaram, distrik  Godavari Timur. Warga yang marah melakukan protes di Station Penyimpanan Gas (GCS) yang terletak tak jauh dari lokasi kejadian dan melampiaskan amarah mereka dengan merusak beberapa kendaraan terparkir di sana.


Para penduduk desa mengatakan kehidupan mereka terancam oleh peletakan pipa melalui daerah perumahan.  Mereka menuduh bahwa para pejabat telah mengabaikan keselamatan para warganya meskipun telah sering mendengar keluhan dari warga sekitar.

Perdana Menteri Narendra Modi berjanji pada para korban dan keluarga bahwa mereka akan menerima kompensasi.

"200 ribu rupee (atau sekitar 3.300 dolar AS ) akan dibayarkan kepada para keluarga korban tewas dan 50.000 rupee untuk korban cedera," kata Modi, seperti dikutip kantor berita India, Firstpost.

Sementara itu, Menteri Perminyakan Dharmendra Pradhan dan Menteri Besar Negara Bagian N. Chandrababu Naidu telah memerintahkan penyelidikan atas ledakan dan kebakaran tersebut. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya