Berita

foto:net

Politik

Buruh Diuntungkan Jika Prabowo-Hatta Menang

JUMAT, 27 JUNI 2014 | 14:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kaum buruh diingatkan agar waspada terhadap pasangan capres dan cawapres yang tidak berpihak kepada mereka. Sebagai contoh, bergabungnya kelompok Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) yang bertentangan aspirasinya dengan kaum buruh adalah lonceng kematian bagi perjuangan buruh.

Pengusaha yang tergabung dalam Apindo mendukung calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 2, Jokowi-JK.

Pembina Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Eddy Purnomo mengatakan, Ketua Apindo Sofjan Wanandi dan jajarannya lebih banyak kontra dengan kaum buruh, dan bahkan menyusahkan kehidupan kaum buruh.


"Kalau kelompok ini menang dalam pilpres, pasti revisi UU 13/2003 yang selama ini diminta pengusaha dan ditolak buruh akan segera terealisasi. Tentu ini akan merupakan lonceng kesuraman dan meluluhlantakkan nasib kaum buruh," kata Eddy, Jumat (27/6).

Eddy mengingatkan beberapa pasal UU 13/2003 yang mungkin akan segera dimintakan revisi oleh pengusaha maupun Apindo diantaranya; Permintaan kenaikan upah yang tiga tahun sekali; Memperketat pasal-pasal pemogokan (pasal 137); Pemutusan hubungan kerja (pasal 150); Menihilkan pesangon (pasal 156); dan Penggunaan tenaga kerja asing (pasal 42).

Eddy mengingatkan kepada kaum buruh tentang komitmen Hatta Rajasa sebagai cawapres Prabowo yang terbukti sangat mengerti aspirasi buruh. Tahun 2013 Hatta menyetujui kenaikan UMR tahun 2013 seperti yang diminta buruh, karena ia menilai sudah tidak selayaknya tenaga kerja di Indoneseia dibayar dengan harga murah.

Setelah pernyataan tersebut Hatta Rajasa mendapat kecaman bertubi-tubi dari beberapa pengusaha terutama yang tergabung dalam Apindo.

Hatta menurut Eddy Purnomo adalah Pejabat Pertama Kabinet Indonesia Bersatu II yang membela kaum buruh dengan segala resiko yang harus dihadapi. Bahkan beberapa Menakertrans Muhaimin Iskandar tidak dapat menyelesaikan masalah perburuhan dan dibawa ke Menko Perekonomian Hatta Rajasa untuk minta diselesaikan.

Eddy juga mengingatkan, Indonesia yang merupakan 5 negara yang memiliki buruh terbesar di dunia, perlu menyatukan langkah memperbaiki Nasibnya.

Saat ini upah yang layak (tanpa kelaparan) untuk hidup seorang buruh adalah sekitar Rp. 3,1 juta dan hanya Prabowo-Hatta yang bisa
memberikan buruh kesejahteraan.

"Saya sudah keliling di beberapa kota/kabupaten di Indonesia untuk menanyai para buruh/pekerja termasuk yang ada di pabrik-pabrik maupun penjaga toko, mereka sepakat untuk mendukung Prabowo-Hatta karena kontrak politik yang ditawarkan Prabowo-Hatta memanusiawikan kaum buruh/pekerja, termasuk kenaikan gaji/UMR sebesar 30 persen, penghapusan kontrak/outsorcing, pendidikan gratis 12 tahun dan beasiswa di perguruan tinggi," beber Eddy.

Bahkan untuk para guru honor dan wiyata bakti menurut Eddy, 95 persen akan memilih Prabowo-Hatta kerena mereka akan mendapatkan UMR sebelum menjadi PNS. "Kaum buruh/pekerja lah yang pertama paling diuntungkan dengan Prabowo-Hatta menjadi presiden dan wakil presiden," tandasnya. [rus]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya