Berita

ilustrasi

Blitz

KKP Klaim Program Kapal Inka Mina Berhasil 90 %

Kurangi Penangkapan Ikan Di Pantai
JUMAT, 27 JUNI 2014 | 09:44 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap (DJPT) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengklaim sekitar 90 persen kapal Inka Mina yang sudah diserahkan kepada Kelompok Usaha Bersama (KUB) nelayan telah di operasikan sebagaimana mestinya.

“Saya tekankan bahwa kami melihat data yang ada program Inka Mina berhasil,” ucap Direktur Kapal Perikanan dan Alat Penangkapan Ikan DJPT KKP Muhammad Zaini.

Berdasarkan data DJPT KKP, realisasi program bantuan sosial (bansos) berupa kapal Inka Mina ukuran 30 Gross Tonnage (GT) dari 2010 hingga 2013 sudah mencapai 733 kapal. Kapal bantuan itu sepenuhnya diserahkan kepada KUB milik para nelayan di seluruh Indonesia.


Zaini menjelaskan, sejauh ini program bansos memang tidak ada yang 100 persen berhasil. Kalaupun ada itu sangat langka. Namun, jika bantuan itu lebih dari 75 persen berhasil sudah mengindikasikan bahwa program tersebut bisa dibilang sukses.

“Inka Mina sekitar 90 persenan berhasil. Maka dari itu saya bisa menekankan bahwa program ini berhasil. Di dunia ini tidak ada yang sempurna, apalagi bansos. Namun jika sudah lebih dari 75 persen berarti itu sudah berhasil,” imbuhnya.

Menyoal banyaknya isu negatif mulai dari nelayan yang terlilit hutang, kapal yang tidak beroperasi dan lainnya, Zaini mengakui, dari ratusan kapal yang sudah diberikan ada satu atau dua yang memang tidak berhasil dan itu hal yang wajar.

“Toh, akhirnya kami identifikasi ketidakefektifan dari kapal itu dengan membangun kemitraan, dan bagi KUB yang tidak mau mengoperasikan kapal akan kami tarik untuk diberikan kepada KUB maupun daerah yang memang mau mengoperasikannya,” paparnya.

Itu sebabnya, Zaini sering menyayangkan publik hanya melihat sisi negatif. Kerapkali, ada satu atau dua yang tidak berjalan mengalahkan ratusan kapal yang telah berhasil beroperasi dan memberi kemanfaatan kepada para nelayan.

“Harusnya kan dapat berimbang, jangan hanya melihat dari sisi kesalahan,” tuturnya.

Oleh karenanya, belajar dari pengalaman yang sudah berjalan sampai dengan saat ini, program bantuan kapal untuk nelayan tetap akan diberikan. Hanya saja konsepnya akan berubah.

Alasannya, kata Zaini, pemerintah dalam hal ini DJPT KKP, tidak lagi akan mengejar target berapa kapal yang harus diberikan kepada nelayan per tahunnya, tapi lebih pada efektivitas dari bantuan itu.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif Cicip Sutardjo mengatakan, program Inka Mina yang digulirkan KKP kini mulai memperlihatkan dampak positifnya. Banyak cerita sukses kelompok nelayan penerima bantuan kapal tersebut.

Bahkan, kata dia, semenjak menggunakan kapal Inka Mina nelayan penerima bantuan mendapatkan hasil dua kali lipat. â€Ini menunjukkan, sesungguhnya penggunaan kapal Inka Mina mempunyai tujuan untuk mengurangi kepadatan operasi penangkapan ikan di wilayah pantai,” tuturnya. ***

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya