Berita

Andi Arief: Tepat Tetapkan Gunung Padang Situs Nasional

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 22:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

. Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menetapkan situs Gunung Padang sebagai kawasan situs nasional diapresiasi banyak kalangan. Resepon positif salah satunya disampaikan Andi Arief.

"Sudah tepat menetapkan situs pra sejarah Gunung Padang sebagai situs nasional,"  kata staf Khusus Presiden SBY yang menginisiasi Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM) itu dalam pesan singkatnya kepada redaksi sesaat lalu (Kamis, 2/6).

Sejak beberapa tahun lalu TTRM yang diketuai arkeolog dari Universitas Indonesia, Ali Akbar, melakukan riset di situs yang terletak di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, itu. Beberapa kesimpulan dari hasil penelitian TTRM adalah, situs Gunung Padang berpotensi menjadi situs tertua di Indonesia bahkan dunia.


Berdasarkan uji laboratorium karbon menunjukkan Gunung Padang berumur 5.200 SM, lebih tua dari Candi Borobudur yang berusia 800 Masehi, lebih tua dari Machu Picchu di Peru yang berumur 1.500 SM atau dari Piramida Giza yang berusia 2.500 SM.

Informasi mengenai penetapan situs Gunung Padang sebagai situs nasional disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cianjur, Tedi Artiawan, Selasa (24/6) kemarin. Selain menetapkan kawasan situs nasional, Tedi mengatakan Cagar Budaya Kemendikbud juga menetapkan luasan situs Gunung Padang sekitar 29 hektare.

Menurut Andi Arief, penetapan ini sekaligus menjadi pengakuan akan riset yang selama ini dilakukan, dan disimpulkan bahwa situs Gunung Padang merupakan mahakarya berteknologi tinggi dari peradaban leluhur bangsa ini. Pengakuan yang sama sebelumnya disampaikan Pemda Jabar, yang mengeluarkan Kepgub terkait hasil riset TTRM, LIPI, para geolog dan berbagai peneliti di berbagai belahan dunia.
 
Lebih lanjut Andi Arief juga menyampaikan apresiasi atas keputusan pemerintah pusat untuk melakukan penataan diantaranya melakukan eskavasi dan restorasi terhadap kawasan situs Gunung Padang. Andi Arief berharap dengan begitu misteri Gunung Padang yang sebenarnya bisa diketahui.

"Saya berharap teknologi yang berada di bawah permukaan situs adalah berhubungan dengan pengelolaan energi dan berhubungan dengan objek strategis negara, bahkan dunia," pungkas Andi.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya