Berita

ahmad dhani/net

Politik

Psikolog: Tidak Fair Menghakimi Ahmad Dhani dari Kostum

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 21:36 WIB | LAPORAN:

. Dipersoalkannya kostum mirip Nazi yang dikenakan musisi Ahmad Dhani dalam video iklan pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dinilai terlalu mengada-ada.

Padahal, kostum tersebut sudah pernah digunakan Ahmad Dhani dalam video Immortal Love Song. Namun, baru kali ini dipermasalahkan.

"Terlalu prematur dan tidak fair menghubungkan pakaian yang dipakai Ahmad Dhani dengan Nazi. Ini sudah menghakimi," ujar psikolog politik dari Universitas Indonesia (UI) Dewi Haroen saat dihubungi di Jakarta, Kamis malam (26/6).


Menurutnya, penilaian pada seseorang memang tak lepas dari orang lain yang melihat. Selain itu juga pada konteks dan momentum yang tengah berlangsung.

"Semua memang bisa berpendapat, tetapi orang yang menilai tersebut juga harus dilihat juga posisinya seperti apa," kata Dewi.

Masalahnya, lanjut Dewi, jika orang yang menilai adalah pendukung pasangan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla maka bisa dikatakan ikut-ikutan menghakimi Ahmad Dhani. Sang musisi sendiri sebelumnya telah menyatakan dukungannya kepada Prabowo-Hatta.

Dewi mengingatkan, penggunaan kostum tertentu tidak mesti dihubungkan dengan pilihan ideologi. Apalagi, banyak komunitas yang menyukai replika seragam militer atau seragam lainnya.

"Secara psikologis, individu yang menyukai pakaian khas seperti baju tentara, klub sepak bola, otomotif karena kostum itu merepresentasikan sesuatu. Bisa semangat, kebersamaan atau ekspresi seni. Jadi, harus dilihat konteksnya," pungkas konsultan personal branding ini. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya