Berita

Hukum

Ade Raharja Tampik Ikut Cicipi Rp 2 M dari Adhi Karya

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 18:20 WIB | LAPORAN:

Eks Deputi Penindakan KPK, Ade Rahardja membantah terlibat dan menikmati uang haram dari proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah ‎Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Jawa Barat.

Menurut Ade, fakta yang menyebutkan dirinya ikut kecipratan duit hambalang adalah fakta yang sengaja dimunculkan oleh orang-orang tertentu.

"Saya kira itu‎ fakta sepihak kali ya," terang Ade.


Apalagi, masih kata Ade, sebelum kasus hambalang bergulir ke peny‎elidikan dia sudah tak lagi mengabdi di lembaga antikorupsi tersebut.

"Yang jelas saya sudah pensiun akhir Juli 2011. Baru setelah itu penyelidikan hambalang bergulir," ‎urai Ade yang tampil mengenakan kemeja putih itu.

Dalam kesempatan itu, Ade juga membantah dirinya pernah terlibat dalam sejumlah pertemuan yang disebut untuk membahas proyek Hambalang. Di antaranya pertemuan Dharmawangsa dan Hotel Nippon Kan.

"Tidak. Tidak ada itu," demikian Ade Rahardja yang mengaku kegiatannya saat ini hanya mengurus istri dan anaknya itu.

Dalam persidangan mantan Direktur Operasional PT Adhi Karya, Teuku Bagus Mokhamad Noor, terungkap fakta diduga ada permainan antara Machfud sebagai Direktur PT Dutasari Citra Laras dan Ade. Hal itu tercantum dalam Berita Acara Pemeriksaan saksi Muhammad Arief Taufiqurrahman. Dia merupakan manajer pemasaran PT Adhi Karya.

Dalam BAP Arief, dia menyebutkan pernah dipanggil ke ruangan Teuku Bagus. Ternyata di dalam ruangan itu sudah ada Machfud dan Komisaris PT Metaphora Solusi Global, Muhammad Arifin. Dalam percakapan di ruangan itu, Teuku Bagus meminta solusi kepada Machfud supaya kasus Hambalang tidak naik ke tahap penyidikan. Dalam pertemuan itu, Arief mengaku mendengar Machfud menyatakan, 'Tenang saja, siapkan saja Rp 2 miliar. Kita punya teman di dalam. Ade Rahardja.'

Namun, dalam banyak kesempatan Ade Rahardja sudah membantah hal itu.[wid]

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Telkom Cegah Kerusakan Terumbu Karang Lewat Program ‘Bisa Biru’

Rabu, 15 Juli 2026 | 18:05

Cak Imin dan Parpol Sahabat Ikut Merumput di Turnamen Minisoccer Harlah PKB

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:38

Kebutuhan Dana B50 Capai Rp32,3 Triliun, BPDP Pastikan Kas Aman

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:36

Baliho Ulang Tahun Jokowi Disoal, Pengamat Minta PPID Buka Dokumen Perizinan

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:23

Kejagung Teken Tiga Sprindik Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:16

Zulhas Ungkap Dua Fungsi Utama Kopdes Merah Putih, Tegaskan Bukan Supermarket

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:08

IHSG Sore Ini Menguat ke 6.041, Rupiah Ditutup Rp18.068 per Dolar AS

Rabu, 15 Juli 2026 | 17:00

Menpar Jamin Setiap Rupiah Anggaran Negara Dikelola Akuntabel

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:51

Sentuhan Teknologi Digital Mudahkan Masyarakat Ikuti Gerakan Sedekah Subuh

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:48

Curiga Ada Intervensi Jelang Musda Demokrat Aceh, Kader Kirim Surat Terbuka ke AHY

Rabu, 15 Juli 2026 | 16:47

Selengkapnya