Berita

Chandra Tirta Wijaya/net

Politik

PAN: Rakyat Tertawa Dengar Jokowi Mau Buyback Indosat

KAMIS, 26 JUNI 2014 | 17:02 WIB | LAPORAN:

. Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Chandra Tirta Wijaya menegaskan sejak awal partainya menolak penjualan Indosat oleh Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri kepada Singapore Technologies Telemedia, anak usaha Multi Nasional Corporation asal Singapura Holding Company.

"Soalnya ada suap, korupsi, dan macam-macam," ujarnya dalam dialog publik dengan tema  "Mengungkap Sisi Gelap Sejarah Penjualan Indosat" yang dilangsungkan di Jakarta hari ini (Kamis, 26/6).

Menurut dia, saat dijual pada Desember 2012 Indosat sedang dalam kondisi yang sangat sehat. Total asetnya tumbuh dari Rp 7 triliun menjadi 22 triliun. Sementara oleh Mega dijual dengan Rp 5,7 triliun.


Saat dijual, Indosat juga memiliki jumlah pelanggan baru yang tinggi. SDM dan manajemen Indosat sangat profesional dan handal.

"Dari dulu sudah kita tolak tegas penjualan Indosat karena sampai hari ini banyak sekali persoalan kedaulatan negara di sana," katanya.

Chandra juga menyampaikan partainya sangat menyayangkan penjualan Indosat karena perusahaan itu memiliki frekuensi yang lebar dan orbit satelit yang luas di Indonesia.

Terkait niat capres dari PDIP Joko Widodo yang akan membeli kembali Indosat bila dirinya terpilih, Chandra tak yakin. Sebab selain tidak ada klausul soal itu dalam jual beli Indosat yang dilakukan Megawati sebagaimana pernah disampaikan mantan Menteri BUMN Sofyan Djalil, juga karena belum tentu STT mau menjualnya.

"Makanya ketika ada capres bilang akan buyback Indosat ya diketawain sama rakyat. Tidak bisa kita maksa mereka lepas seenaknya," tutup Chandra yang mengatakan saat ini saham pemerintah di Indosat hanya 14 persen.[dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya